Padang – Antusiasme pencari kerja (pencaker) di kota Padang melonjak tajam. Ratusan orang berbondong-bondong mengurus kartu tanda pencari kerja (AK 1) atau yang dikenal dengan kartu kuning.
Lonjakan ini dipicu rencana Pemerintah Kota Padang menggelar “Padang Job Fair 2025”.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakerin) Kota Padang, Fadly Syahrial, membenarkan adanya peningkatan pengurusan kartu kuning.
“Iya, sejak dua hari ini kita bantu para pencari kerja mengurus kartu kuning (AK 1),” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Fadly mengungkapkan, ratusan pencaker memadati Kantor Disnakerin dalam dua hari terakhir.
Akibatnya, Disnakerin memperpanjang jam layanan hingga pukul 18.00 WIB.
“Pencaker membludak, kita terima pelayanan pembuatan kartu AK 1 hingga pukul enam sore,” jelas Fadly.
Selain memperpanjang jam layanan, Disnakerin juga menambah fasilitas seperti komputer untuk mempercepat proses pembuatan AK 1.
“Biasanya dua komputer yang disiapkan,kali ini kita tambah dua unit lagi,” kata Fadly.
Fadly merinci, pada hari Senin lalu, jumlah pencaker yang mengurus kartu kuning mencapai 110 orang. Sementara di hari kedua, jumlahnya meningkat menjadi 188 orang.
“Sebelum Job Fair dibuka, pencaker yang mengurus AK 1 tidak banyak, paling hanya 10 orang saja. Alhamdulillah sejak job Fair akan dibuka, banyak yang berminat untuk mencari kerja,” ungkapnya.
Padang Job Fair 2025 akan digelar pada 12-13 November 2025 di Gedung Youth Center. Sebanyak 50 perusahaan ternama akan membuka lowongan kerja bagi para pencari kerja.
“Kita imbau kepada pencaker untuk mengurus AK 1 terlebih dahulu di Kantor Disnakerin di jalan Rasuna Saeid,” imbau Fadly.







