Tutup
EkonomiInvestasiNews

IHSG Bergerak Tipis, Investor Pantau Kebijakan The Fed

145
×

IHSG Bergerak Tipis, Investor Pantau Kebijakan The Fed

Sebarkan artikel ini
dibuka-menghijau,-ihsg-cenderung-datar-seiring-kewaspadaan-pada-ekonomi-as-dan-the-fed
Dibuka Menghijau, IHSG Cenderung Datar Seiring Kewaspadaan Pada Ekonomi AS dan The Fed

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (14/11/2025).

IHSG tercatat naik 6 poin atau 0,07 persen ke level 8.378.

Head of Retail Research BNI Sekuritas,Fanny Suherman memprediksi IHSG akan bergerak sideways atau mendatar pada hari ini.

“IHSG berpotensi sideways hari ini,” ujar Fanny dalam risetnya.

Sementara itu, bursa Asia menunjukkan variasi pada perdagangan Kamis (13/11/2025).

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,43 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 0,56 persen, Taiex Taiwan turun 0,16 persen, CSI 300 China melonjak 1,21 persen, dan Kospi Korea Selatan naik 0,49 persen.

Di sisi lain, ASX 20 Australia turun 0,52 persen, STI Straits Times naik 0,08 persen, dan FTSE Malaysia bertambah 0,04 persen.

Pergerakan bursa Asia dipengaruhi oleh kehati-hatian investor terhadap data ekonomi AS yang terbatas.hal ini berpotensi mengaburkan prospek kebijakan The Fed.

Fokus investor juga tertuju pada pelemahan Yen. Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, telah mengeluarkan peringatan baru terkait pergerakan mata uang tersebut.

Yen bertahan di sekitar 155 per dolar, mendekati level intervensi pasar terakhir.

Investor juga mulai mengalihkan perhatian ke The Fed dan prospek penurunan suku bunga, setelah musim laporan keuangan AS hampir berakhir.

Ketidakpastian seputar kebijakan moneter juga dipicu oleh tidak adanya indikator kunci seperti angka pengangguran dan inflasi Oktober.

“support IHSG berada di level 8.320-8.350 sementara resist IHSG di rentang 8.400-8.450,” pungkas Fanny.

Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, menilai kebijakan redenominasi rupiah belum mendesak dan tidak penting saat ini.