Padang – Titik terang akhirnya muncul terkait lokasi Kongres VII Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unand 2025.
Kongres dipastikan akan digelar di ZHM Premiere Hotel Padang pada 29 November 2025 mendatang.
“Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, kami sepakat Kongres VII IKA Unand 2025 akan digelar di ZHM Premiere Padang,” kata Rustian, Penanggung Jawab Kongres yang juga ketum DPP IKA Unand periode 2021-2025.
Kesepakatan ini dicapai dalam rapat virtual yang dipimpin oleh Ketua SC, Prof Reni Maryeni.
Sebelumnya,lokasi kongres sempat menjadi perdebatan alot.
Satu pihak menginginkan kongres diadakan di Hotel Basko, sementara pihak lain memilih ZHM Premiere Hotel. Masing-masing pihak memiliki argumentasi yang kuat.
“Kita ingin kongres berjalan guyub dan damai demi menjaga marwah IKA Unand,” tegas Rustian dalam rapat yang dihadiri hampir seluruh panitia.
Kongres akan diawali dengan dialog kebangsaan yang menghadirkan sejumlah tokoh penting.
Selain alumni seperti Dr.Prim Haryadi, dr.Gamawan Fauzi, Imelda Sari, Prof. Fasli Jalal, dan Prof. Musliar Kasim, dialog juga akan menghadirkan Ketua Himpuni yang juga Menteri pertanian, Amran Sulaiman, serta Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari, sebagai keynote speaker.
Sejumlah tokoh penting lainnya juga diundang,termasuk Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada,Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta,Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah,dan Rektor unand Efa Yonnedi PhD.
Unand sendiri telah menghasilkan lebih dari 150 ribu alumni.
Ketua OC, dr. M. Riendra, menyatakan kesiapannya menyesuaikan rencana anggaran belanja (RAB) dalam proposal, terutama terkait perubahan dalam dialog kebangsaan.
“Insya Allah, kami akan segera memperbaiki isi proposal,” kata Riendra.
Berakhirnya dualisme kepanitiaan kongres ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk dewan pembina.
“alhamdulillah, kami bersyukur pelaksanaan kongres bisa bersatu di ZHM Premiere Hotel. Ini adalah harapan dewan pembina sejak awal,” ujar Prof. Tafdil Husni, wakil ketua dewan pembina yang juga mantan rektor Unand.
Rektor Unand, Efa Yonnedi PhD, juga menyampaikan rasa syukurnya.
“Sejak awal, kami mendorong kongres berjalan guyub dan damai. Insya Allah, kami sangat mendukung pelaksanaan kongres. Sinergi dan kolaborasi antara alumni dan almamater sangat diharapkan,” ujarnya.







