Padang – Universitas Bung Hatta (UBH) mengembangkan teknologi pemantauan pengunjung berbasis aplikasi mobile untuk destinasi wisata Gunung Padang. Aplikasi ini menggunakan GPS dan Kecerdasan Buatan (AI) untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan.
pengembangan aplikasi ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.Tim dosen UBH merancang aplikasi ini dengan berbagai fitur unggulan.
Fitur-fitur tersebut meliputi: monitoring pergerakan pengunjung secara real-time, sistem peringatan otomatis untuk keadaan darurat, dashboard digital bagi pengelola wisata, analisis keramaian dan pola kunjungan berbasis AI, serta fitur pelaporan cepat bagi pengunjung yang membutuhkan bantuan.Ketua tim PKM, Yusrizal Bakar, menyatakan bahwa pengembangan aplikasi ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak akan sistem pengawasan yang lebih modern.Rektor UBH, Prof. Dr. Diana Kartika, menambahkan bahwa inovasi ini adalah komitmen kampus dalam memberikan solusi nyata bagi masyarakat.”Dengan teknologi GPS dan AI, Gunung Padang berpeluang menjadi destinasi smart tourism pertama di Kota Padang,” ujarnya.
Inovasi ini sejalan dengan fokus Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan konsep “Smart City”. Aplikasi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, pengelola wisata, dan pemerintah kota.
Selain pengembangan aplikasi, tim PKM juga memberikan pelatihan literasi digital kepada pengelola wisata. Tujuannya adalah membangun kemandirian digital bagi pengelola, sehingga mereka dapat memanfaatkan aplikasi secara optimal.







