Tutup
News

BSN Pacu Aset Tumbuh Rp 100 Triliun Dua Tahun

144
×

BSN Pacu Aset Tumbuh Rp 100 Triliun Dua Tahun

Sebarkan artikel ini
rupslb-bsn-pasang-target-aset-naik-hingga-rp-100-triliun-dalam-2-tahun
RUPSLB BSN Pasang Target Aset Naik hingga Rp 100 Triliun dalam 2 Tahun

Jakarta – Bank Syariah Nasional (BSN) siap memperkuat posisinya di pasar syariah Indonesia. Langkah ini menyusul rampungnya proses penerimaan limpahan aset dan liabilitas dari Unit Usaha Syariah (UUS) BTN.

Dengan tambahan ini, aset BSN kini mencapai sekitar Rp71 triliun. BSN menargetkan pertumbuhan aset hingga di atas Rp100 triliun dalam dua tahun mendatang.Kesiapan BSN, yang kini menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia, disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (19/11/2025).

RUPSLB yang dipimpin Komisaris Utama BSN, Bahrullah Akbar, menyetujui empat agenda utama.

Agenda tersebut meliputi persetujuan penerimaan pemisahan UUS BTN ke BSN. Selain itu, disetujui pula penambahan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor, serta perubahan anggaran dasar perseroan.

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, dan Wakil Direktur Utama BSN, Arga M. Nugraha, turut hadir dalam RUPSLB tersebut.

Arga menjelaskan, RUPSLB menyetujui penerimaan pengalihan hak dan kewajiban UUS BTN.Hal ini akan dicatatkan sebagai penambahan modal disetor dan ditempatkan pada perseroan.

Seluruh hak, kewajiban, dan tanggung jawab terkait UUS BTN beralih ke perseroan.peralihan ini berlaku efektif pada tanggal efektif pemisahan.

Arga memastikan, proses pemisahan hak dan kewajiban UUS BTN tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan dan Good Corporate Governance (GCG). “Kita memastikan proses pemisahan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan dan akan tetap GCG,” kata Arga.

RUPSLB BSN juga menyetujui perubahan susunan anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan. Misbahul Ulum dan Syarif Hidayatullah diberhentikan dengan hormat sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan.

Muhammad Faiz diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah. Sementara Mohammad Bagus Teguh Perwira dan Misbahul Ulum menjadi Anggota Dewan pengawas Syariah.Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, selaku Kuasa Pemegang Saham Pengendali BSN, mengapresiasi dedikasi, komitmen, dan kinerja seluruh insan BSN dan UUS BTN.