Tutup
News

Rumah BUMN Padang: UMKM Berkembang, Ekonomi Sumbar Menguat

195
×

Rumah BUMN Padang: UMKM Berkembang, Ekonomi Sumbar Menguat

Sebarkan artikel ini
rumah-bumn-padang,-jadi-“rumah”-kedua-umkm-di-sumbar
Rumah BUMN Padang, Jadi “Rumah” Kedua UMKM di Sumbar

Padang – Rumah BUMN Padang telah menjadi rumah bagi ratusan pelaku UMKM di Sumatera Barat sejak 2017. Lebih dari 500 UMKM telah merasakan manfaatnya.

Terbaru, 103 UMKM bergabung sejak April 2025. Rumah BUMN hadir untuk mendampingi UMKM menghadapi tantangan bisnis.

“Kami ingin UMKM merasa punya rumah,” kata CEO Rumah BUMN Padang, Rahmad Dani Putra. “Tempat untuk bertanya, belajar, dan berkembang.”

Rumah BUMN memberikan pelatihan dan sharing session agar UMKM bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Tahun ini, delapan dari sembilan pelatihan telah terlaksana. Selain itu, ada 24 sharing session yang digelar.

“Dalam sebulan, kami bisa mengadakan empat pelatihan,” ujar Dani. Materinya beragam, mulai dari branding, packaging, digital marketing, hingga konten kreator.

Selain pelatihan, Rumah BUMN juga aktif mengadakan bazar dan edukasi lingkungan.

Rumah BUMN Padang berkolaborasi dengan berbagai pihak. termasuk Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, BUMN di daerah, serta instansi dan komunitas lainnya.

Salah satu kolaborasi terbaru adalah dengan PT Hutama karya. Tujuannya, membina 50 UMKM di Padang dan Padang Pariaman.

Rumah BUMN juga mendekatkan diri ke generasi muda. Caranya, melalui program Rumah BUMN Goes to Campus di Universitas Andalas.

Selain itu, Rumah BUMN menjembatani UMKM untuk mendapatkan akses permodalan. Terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Rumah BUMN Padang bukan hanya kantor. Tapi juga tempat berkumpul, berdiskusi, bahkan live streaming bagi pelaku UMKM.

Rumah BUMN juga menyediakan tempat magang bagi mahasiswa.

Dari Rumah BUMN, lahir banyak kisah sukses. Termasuk dua pelaku UMKM yang dinobatkan sebagai Perempuan Inspiratif Kota Padang.

Ke depan, Rumah BUMN Padang akan terus bersama UMKM. Memperkuat pemberdayaan dan menjaga warisan nusantara melalui produk lokal.

“Harapan kami, UMKM di Sumbar bisa maju, percaya diri, dan menjadi tuan di negeri sendiri,” pungkas Dani. “Bahkan bisa menembus pasar dunia.”