Tutup
News

Patriadi Lawan Banjir Bandang, Selamatkan Diri dari Maut

144
×

Patriadi Lawan Banjir Bandang, Selamatkan Diri dari Maut

Sebarkan artikel ini
kisah-patriadi:-dari-kampung-tangah-ke-tempat-aman-setelah-banjir-bandang-menerjang
Kisah Patriadi: Dari Kampung Tangah ke Tempat Aman Setelah Banjir Bandang Menerjang

Padang – Banjir bandang dan longsor menerjang Sumatera Barat pada Kamis (27/11/2025) malam akibat hujan deras. bencana ini memperparah kondisi permukiman dan menyebabkan kerusakan di berbagai lokasi.

Ketua Jaringan Pemred Sumbar, langsung meninjau korban pada Jumat (28/11/2025). Ia mengunjungi lokasi terdampak dan bertemu Patriadi,seorang warga Kota Padang yang selamat dari banjir bandang.

Patriadi menceritakan kronologi kejadian.”Kejadiannya sekitar jam 9 malam saat hujan lebat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa air naik setelah bagian hulu sungai tersumbat. “Jadi pas malam itu ada airnya. Hulu akhirnya itu yang tersumbat… Jadi melebar airnya,” ungkapnya.Patriadi dan keluarganya terpaksa bertahan semalaman sebelum bisa keluar dari lokasi. “Jam 10 malam sampai pagi saya dan keluarga bertahan. Dari pagi baru bisa keluar,” tuturnya.

Saat ini, Patriadi yang berasal dari Kampung Tangah, Kuranji, mengungsi ke Kampung Tanjung, Buo Binturun, Kuranji, Padang.

Ketua Jaringan Pemred Sumbar menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi. Ia menekankan pentingnya koordinasi cepat dari semua pihak.

Ia juga mengajak masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan susulan. Ia meminta warga untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga serta mengikuti arahan pemerintah daerah.

“Kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat agar tetap berhati-hati. Jaga diri, jaga keluarga, jaga bersama. Semoga lekas pulih kembali Sumatera Barat,” imbaunya.

Hingga Jumat siang, beberapa wilayah masih tergenang air. Sejumlah warga terpaksa mengungsi. Pemerintah daerah terus memobilisasi bantuan dan alat berat untuk penanganan darurat.