tanah Datar – Muhammad Rusdi (55), korban tanah longsor di Jorong Pincuran Tujuah, Nagari Batipuh Baruah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, ditemukan meninggal dunia dan telah dimakamkan pada Rabu (3/12/2025).
Almarhum dikenal sebagai sosok motivator gotong royong di kampung halamannya. ia meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, melayat ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Insya Allah, almarhum dikenal baik oleh masyarakat sekitar. Mudah-mudahan almarhum meninggal dengan syahid, aamiin ya rabbal allamin,” ujar Bupati Eka Putra.
Eka Putra mengaku telah menginstruksikan petugas untuk segera melakukan pencarian setelah menerima kabar mengenai kejadian longsor tersebut.
“Sebagai Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar, saya langsung menginstruksikan pencarian korban di hari pertama kejadian. Alhamdulillah, dengan berbagai upaya, korban telah ditemukan pada hari ini sekitar pukul 9.15 WIB,” jelasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas atas kerja keras mereka dalam proses pencarian.
Lebih lanjut, Eka Putra menyatakan bahwa salah satu anak almarhum yang masih bersekolah akan mendapatkan beasiswa setiap tahun.
“Untuk masyarakat yang terdampak tanah longsor, kami akan menyiapkan relokasi. Anak almarhum yang masih sekolah akan diberi beasiswa setiap tahunnya,” imbuhnya.
Angku Dt. Mudo, perwakilan ahli waris, menyampaikan terima kasih atas kerja keras pemerintah daerah dan petugas dalam menemukan anggota keluarga mereka.
Pihak keluarga menganggap kejadian ini sebagai ujian dari Allah SWT yang diterima dengan ikhlas dan sabar.
“Dari pihak keluarga mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh petugas yang berupaya dalam mencari anggota keluarga kami. Semoga usaha ini dinilai ibadah oleh Allah SWT,” tuturnya.dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka Putra bersama jajaran menyerahkan bantuan sembako dan keperluan harian lainnya kepada pengungsi di Jorong Pincuran Tujuh. Bantuan disaksikan oleh Wali Nagari batipuah Baruah, Wali Nagari Gunung Rajo, serta tokoh masyarakat lainnya.







