Tutup
Perbankan

Prabowo Kaji Cabut HGU, Siapkan Lahan Hunian Warga

205
×

Prabowo Kaji Cabut HGU, Siapkan Lahan Hunian Warga

Sebarkan artikel ini
prabowo-buka-kans-cabut-hgu-buat-lahan-hunian-warga-terdampak-bencana
Prabowo Buka Kans Cabut HGU Buat Lahan Hunian Warga Terdampak Bencana

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas terkait penanganan korban banjir dan longsor di Sumatera. Ia menyatakan siap mencabut sementara Hak Guna Usaha (HGU) jika diperlukan untuk membangun hunian sementara (huntara).

Keputusan ini diambil menyusul bencana yang melanda Aceh, sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

prabowo menegaskan,penyediaan lahan untuk huntara menjadi prioritas utama. Pemerintah pusat diminta bergerak cepat dalam menangani masalah ini.

Perintah ini muncul setelah Kepala BNPB Suharyanto melaporkan kendala utama dalam pembangunan huntara adalah ketersediaan lahan dari pemerintah daerah.

“Kepala daerah harus menyiapkan lahan. Pemerintah pusat yang membangun,” kata Suharyanto dalam rapat koordinasi di Aceh, Minggu (7/12).

Menanggapi hal itu, Prabowo memerintahkan Kementerian ATR/BPN dan Kementerian kehutanan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Kalau perlu HGU-HGU bisa dicabut sementara, dikurangi. Ini kepentingan rakyat yang lebih penting. Lahan harus ada,” tegasnya.

Suharyanto menjelaskan, huntara dirancang lebih layak dari tenda pengungsian, dengan luas tipe 36 untuk setiap keluarga.

“luasnya tipe 36, Pak Presiden. Delapan kali lima. Daripada mereka tinggal di tenda, lebih representatif mereka tinggal di hunian sementara,” ujarnya.

Biaya pembangunan satu unit huntara diperkirakan sekitar Rp30 juta, sudah termasuk kamar mandi dan WC.

BNPB menargetkan huntara digunakan maksimal satu tahun, sebelum warga dipindahkan ke hunian tetap (huntap). Namun,masa tinggal bisa lebih lama jika lahan huntap belum siap.

Suharyanto menambahkan, pembangunan huntara dapat dipercepat dengan satgas TNI-Polri, seperti yang dilakukan di Lewotobi.

Selain huntara tipe rumah, BNPB juga menyiapkan opsi barak jika lahan terbatas. Jika lahan cukup, satu keluarga bisa mendapat lahan 8 x 10 meter untuk memudahkan integrasi dengan pembangunan huntap.

Prabowo merespons dengan instruksi percepatan pembangunan huntara, dengan target selesai kurang dari 6 bulan.

“Kalau bisa lebih cepat ya? Kalau bisa lebih cepat dari 6 bulan ya?” kata Prabowo.