Tutup
NewsPendidikan

Bukittinggi Genjot MBG, Atasi Stunting, Penuhi Gizi Anak

215
×

Bukittinggi Genjot MBG, Atasi Stunting, Penuhi Gizi Anak

Sebarkan artikel ini
analisis-implementasi-program-mbg-di-kota-bukittinggi,-strategi-pemenuhan-gizi-anak-sekolah-dan-pencegahan-stunting
Analisis Implementasi Program MBG di Kota Bukittinggi, Strategi Pemenuhan Gizi Anak Sekolah dan Pencegahan Stunting

bukittinggi – Program makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bukittinggi menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan gizi siswa dan mencegah stunting. Meski demikian,pemerataan layanan masih menjadi pekerjaan rumah.

Pemko Bukittinggi menargetkan 17 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebar di tiga kecamatan hingga November 2025. Saat ini, 11 SPPG sudah beroperasi, dua dalam proses pendanaan, dan empat masih dalam tahap pembangunan.

Hingga akhir November 2025, program MBG telah menjangkau 62,16% peserta didik (26.900 dari target 43.277 orang) dan 4,5% peserta non-didik (381 dari target 8.376 orang).

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menegaskan bahwa standar higienitas dan keamanan pangan adalah prioritas utama. Setiap dapur SPPG wajib memenuhi persyaratan administratif dan teknis, termasuk Sertifikat Laik Higienitas Sanitasi (SLHS) dan sertifikasi halal.

Implementasi MBG melibatkan kerja sama antara pemerintah daerah, sekolah, dan mitra penyedia makanan.Pemerintah bertanggung jawab dalam perencanaan, penganggaran, dan pengawasan program.

Program ini berdampak positif pada pemenuhan gizi siswa, meningkatkan daya tahan tubuh, dan konsentrasi belajar. Prevalensi stunting di Bukittinggi menurun dari sekitar 20,1% pada tahun 2023 menjadi sekitar 16,8% pada tahun 2024.

Keterbatasan jumlah dapur SPPG yang aktif menjadi kendala dalam pemerataan distribusi makanan. Pemko Bukittinggi berupaya mempercepat pembangunan dapur SPPG baru, memperkuat pengawasan higienitas, dan meningkatkan efektivitas distribusi.

Pemerintah daerah juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis pengelolaan dapur, sanitasi, dan pengolahan makanan bergizi.