Tutup
CSRNews

Semen Padang Bangun Kembali Batu Busuk Pascabencana

220
×

Semen Padang Bangun Kembali Batu Busuk Pascabencana

Sebarkan artikel ini
pt-semen-padang-perkuat-penanganan-pascabencana-di-batu-busuk:-alat-berat-bekerja-dua-minggu-tanpa-henti,-fokus-pulihkan-drainase-dan-tanggul-sungai
PT Semen Padang Perkuat Penanganan Pascabencana di Batu Busuk: Alat Berat Bekerja Dua Minggu Tanpa Henti, Fokus Pulihkan Drainase dan Tanggul Sungai

Padang – PT Semen Padang terus berupaya membantu pemulihan pascabencana banjir bandang di Kecamatan Pauh, Kota Padang. Hingga kamis (11/12/2025), satu unit ekskavator PC 200 masih dioperasikan di kawasan Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit.

Alat berat dari anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG ini, telah berada di Sungai Batu Busuk sejak 4 Desember 2025.

Tujuannya adalah memperbaiki sistem drainase dan membangun tanggul sungai yang rusak akibat banjir bandang akhir November lalu.

Koordinator Posko Semen Padang Peduli, Ferdy Dinardo, menjelaskan bahwa alat berat tersebut aktif membuka aliran drainase yang tersumbat.

Selain itu, alat berat juga memperdalam jalur air dari permukiman warga ke sungai, serta membentuk tanggul penahan agar air sungai tidak meluap.

“Aktivitas ini merupakan langkah cepat PT Semen Padang mendukung pemerintah dan masyarakat dalam percepatan pemulihan pascabencana di Kecamatan Pauh,” ujar Ferdy.

menurutnya, alat berat PC 200 sebenarnya sudah bekerja sejak hari pertama posko dibuka, 1 Desember 2025.

Namun, awalnya difokuskan ke kawasan Simpang Pasir, Gunung Nago, untuk membuat tanggul sungai.

“Setelah di Gunung Nago, pada Kamis sore 4 Desember, kami memindahkan alat berat itu ke Batu Busuk, tepatnya di bawah PLTA kuranji, berdasarkan permintaan kelurahan,” jelas Ferdy.

Selama dua minggu terakhir, alat berat bekerja hampir tanpa henti. Pekerjaan sempat terhenti sementara akibat curah hujan tinggi yang meningkatkan debit sungai.

“Artinya, sudah dua minggu penuh PT semen Padang mengerahkan alat berat di wilayah terdampak banjir bandang di Kecamatan Pauh,” tegasnya.

Meskipun masa siaga bencana berakhir, PT Semen Padang memutuskan untuk tetap mempertahankan alat berat tersebut di Batu Busuk.

Koordinasi operasional alat berat akan berada di bawah Unit WHRPG dan Utilitas PT Semen Padang.

Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, menambahkan bahwa pengerahan alat berat ini adalah wujud kepedulian perusahaan.

“Korban banjir di pauh tidak sendiri. Kami dari PT Semen Padang ikut merasa berduka dan prihatin atas musibah yang terjadi,” kata Ilham.

Langkah ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya agenda memperkuat penanganan bencana dan kedaruratan.

Selain mengerahkan alat berat, PT Semen Padang juga telah menyalurkan bantuan logistik, tenaga medis, serta relawan melalui posko Semen Padang Peduli.

Masyarakat berharap pekerjaan alat berat dapat menormalisasi aliran sungai dan drainase,meminimalisasi ancaman banjir susulan.

PT Semen Padang menyatakan akan terus memantau kondisi lapangan dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan.