Tutup
NewsPeristiwa

Wabup Dampingi Kafilah Pesisir Selatan Berlaga di MTQ

233
×

Wabup Dampingi Kafilah Pesisir Selatan Berlaga di MTQ

Sebarkan artikel ini
kafilah-pesisir-selatan-tampil-di-10-cabang,-wabup-risnaldi-pantau-langsung-mtq-sumbar-2025
Kafilah Pesisir Selatan Tampil di 10 Cabang, Wabup Risnaldi Pantau Langsung MTQ Sumbar 2025

Bukittinggi – Kafilah Kabupaten Pesisir Selatan memulai perjuangan di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2025.

Mereka tampil di 10 cabang lomba pada hari pertama penyisihan, Minggu (14/12).

Wakil Bupati Pesisir Selatan, H. Risnaldi Ibrahim, hadir langsung memberikan dukungan kepada para peserta.

Ia memantau dan menyemangati mereka di berbagai lokasi perlombaan.

“Pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan moral,” ujar Wabup Risnaldi.

Ia berharap peserta tampil tenang,fokus,dan mengeluarkan kemampuan terbaik.

Risnaldi juga menekankan bahwa MTQ bukan hanya tentang prestasi.

Ajang ini menjadi sarana syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani di Pesisir Selatan.

Official kafilah Pesisir Selatan, H. Yossef Yuda, memastikan seluruh peserta dalam kondisi siap dan sehat.

“Alhamdulillah, pemantapan kafilah masih terus berlanjut,” ungkapnya.

Yossef Yuda menambahkan, hari pertama penyisihan diikuti 10 cabang lomba.

Pada hari berikutnya, kafilah Pesisir Selatan dijadwalkan tampil di 14 cabang lomba lainnya.

Soal peluang juara, Yossef Yuda belum bisa memprediksi.

“Karena masih babak awal dan belum semua peserta tampil, kami belum bisa memprediksi peluang,” jelasnya. Namun, ia memastikan peserta telah berusaha maksimal.

MTQ ke-XLI Tingkat Provinsi Sumatera Barat dibuka pada Sabtu malam (13/12/2025).

Pembukaan meriah di lapangan Wirabraja, Kota Bukittinggi, dihadiri Gubernur Sumatera Barat dan para bupati/wali kota.

MTQ ini mempertandingkan 12 cabang lomba dengan 35 golongan,tersebar di 16 venue.

Penilaian dilakukan 163 dewan hakim, didukung panitera dan tim IT.

Pemkab Pesisir Selatan berharap kafilah mengikuti MTQ dengan baik. Ajang ini diharapkan memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.