Tutup
Regulasi

ELPI Kantongi Kontrak Genting Group: Peluang Investasi Saham?

171
×

ELPI Kantongi Kontrak Genting Group: Peluang Investasi Saham?

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) optimistis mencatatkan kinerja positif setelah memenangkan kontrak proyek Floating Liquefied Natural Gas (FLNG) Genting di Teluk Bintuni, Papua Barat. Kontrak bernilai Rp 2,39 triliun ini diprediksi akan memberikan kepastian pendapatan bagi perusahaan.

ELPI akan menyediakan enam unit kapal untuk proyek Genting Group melalui entitasnya, PT Layar Nusantara Gas. Armada tersebut terdiri dari satu *Crew Boat*, satu *Pilot Boat*, satu *Offshore Supply Vessel* (OSV), dan tiga *Multi-Purpose Tug*.

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Wawan Heri Purnomo, mengungkapkan bahwa persiapan dan pembangunan armada baru ini diperkirakan memakan waktu sekitar 18 bulan. Masa kontrak sewa kapal akan berlangsung hingga 18 tahun.

Pendanaan untuk pembangunan armada baru ini akan berasal dari kas internal perusahaan dan pinjaman perbankan. Penambahan enam armada baru ini sekaligus memperkuat portofolio ELPI di sektor minyak dan gas (migas).

Meski demikian, Wawan menjelaskan bahwa periode sewa (charter) baru akan efektif setelah seluruh persyaratan awal terpenuhi dan tanggal mobilisasi ditetapkan.

Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai perolehan kontrak ini akan mendukung kinerja keuangan ELPI karena memberikan kepastian pendapatan.

“Kemenangan kontrak ini tentunya bisa memperkuat posisi ELPI di sektor minyak dan gas (migas) karena ada penambahan enam armada baru,” ujarnya.

Namun, Nafan juga mengingatkan potensi peningkatan liabilitas karena ELPI berencana menarik kredit untuk menambah armada.

Secara teknikal, Nafan merekomendasikan *maintain buy* saham ELPI dengan *support* Rp 690 dan *resistance* Rp 795. Pada penutupan perdagangan Senin (22/12), saham ELPI berada di level Rp 750 per saham.