Jakarta – Sinar Mas bersiap memasuki usia ke-87 pada tahun 2025 dengan fokus utama pada penguatan bisnis dan peningkatan kontribusi sosial. Tahun depan menjadi momentum konsolidasi penting bagi perusahaan.
Konsolidasi ini mencakup pengembangan usaha serta respons terhadap kebutuhan konektivitas digital dan energi bersih di Indonesia.
Transformasi Sinar Mas tercermin dalam berbagai inisiatif lintas sektor yang dijalankan sepanjang tahun.Keberlanjutan menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
“Dari konsolidasi industri telekomunikasi hingga perluasan energi terbarukan, dari pemberdayaan generasi muda hingga kontribusi pada ketahanan nasional, setiap langkah menjadi penanda keberlanjutan dan kemajuan sosial saling menguatkan,” demikian pernyataan resmi Sinar Mas, Rabu (24/12).
Di sektor telekomunikasi,transformasi bisnis diawali dengan merger XL Axiata dan Smartfren yang melahirkan XLSmart Telecom Sejahtera. Konsolidasi ini bertujuan memperluas jangkauan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat kualitas jaringan nasional.
XLSmart diharapkan berperan dalam pemerataan akses digital, terutama di luar Pulau Jawa, serta mendorong adopsi teknologi 5G dan pengembangan layanan digital berbasis industri 5.0.
Sektor energi juga menjadi fokus transformasi melalui kolaborasi strategis. Sinar mas bersama Trina Solar dan PLN Indonesia Power Renewable mendorong penguatan industri panel surya domestik melalui Trina Mas.
Inisiatif ini mencakup peningkatan kapasitas produksi dan transfer teknologi untuk mendukung pemanfaatan energi matahari skala industri dan memperkuat rantai pasok energi bersih.
Pemanfaatan energi terbarukan juga diperluas ke sektor fasilitas publik. PT Dian Swastatika Sentosa tbk (DSSA), bagian dari Sinar Mas, menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga surya (PLTS) Atap di Museum dan Galeri SBY*Ani di Pacitan, Jawa Timur.
“inisiatif ini tidak hanya meningkatkan pemakaian energi terbarukan, tetapi juga mendorong efisiensi operasional melalui integrasi sistem pemantauan energi yang lebih modern,” imbuh keterangan resmi.
DSSA juga memperluas portofolio energi terbarukannya melalui kerja sama pengembangan panas bumi dengan First Gen dari Filipina.
Komitmen keberlanjutan Sinar Mas kembali ditegaskan pada Oktober 2025 melalui partisipasi dalam Indonesia sustainability Forum (ISF) di Jakarta.
Pilar usaha seperti APP Group, Sinar Mas Agribusiness & Food, dan Sinar Mas land memaparkan langkah percepatan transisi energi, efisiensi sumber daya, dan inovasi industri rendah karbon.
Penguatan komunitas juga menjadi bagian penting dari perjalanan Sinar Mas. Perusahaan memandang pembangunan manusia sebagai elemen kunci dalam keberlanjutan.
Pada Mei 2025, Sinar Mas berpartisipasi dalam program Komponen Cadangan dengan menugaskan karyawan untuk mengikuti pelatihan dasar militer.
Hingga November, 499 karyawan telah menyelesaikan pelatihan sebagai kontribusi terhadap pertahanan negara dan penguatan karakter sumber daya manusia.
Di bidang literasi digital, MyRepublic bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital meluncurkan program Roketin Generasi Tunas Digital.
Program ini menyasar pelajar, pendidik, orang tua, dan komunitas pendidikan untuk meningkatkan pemahaman penggunaan internet yang aman, produktif, dan bertanggung jawab.
Rangkaian langkah bisnis dan sosial yang dijalankan Sinar Mas mencerminkan pendekatan transformasi yang menyeluruh.
Perusahaan menegaskan komitmennya melangkah menuju masa depan yang berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan.







