Jakarta – Perayaan Natal sebentar lagi tiba! Umat Kristiani di seluruh Indonesia bersiap menyambut hari kelahiran Yesus Kristus.
Salah satu kunci sukses perayaan Natal yang berkesan adalah perencanaan acara yang matang.
Baik itu di gereja, sekolah, maupun kantor, susunan acara yang terstruktur akan membuat perayaan Natal berjalan lancar, khidmat, dan penuh makna.
Berikut contoh susunan acara Natal yang bisa dijadikan panduan, disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan masing-masing:
1. Contoh Susunan Acara Natal di Sekolah:
* Pujian pembuka: Lagu “Yesus yang Termanis bagi Jiwaku”
* Doa pembukaan
* Sesi puji-pujian: Lagu “Hari Ini Kurasa Bahagia” dan “Yesus Pokok dan Kita Carang-Nya”
* Persembahan pujian dari siswa
* Prosesi penyalaan lilin (diiringi lagu “Malam Kudus”) oleh tokoh gereja, kepala sekolah, perwakilan siswa, dan perwakilan orang tua
* Penyampaian pesan Natal/firman Tuhan dan pembacaan Kitab Suci
* Persembahan pujian: Lagu “Slamat-slamat Datang”
* Permainan dan pembagian *doorprize*
* Sambutan dari Ketua Panitia Natal
* Pujian bersama: Lagu “Dari Pulau dan Benua”
* Doa penutup
* Pujian penutup: Lagu “Merry Christmas”
* Sesi foto bersama Sinterklas
* Ramah tamah
* Hiburan (Seremoni perwakilan orang tua/tamu, aksi Natal & bingkisan, tari, drama Natal, snack bersama)
2. Contoh Susunan Acara Natal di Gereja (Kebaktian):
* Jemaat menyanyikan “Kumasuk Ruang Maha Kudus”
* Prosesi penyalaan lilin (simbol terang Kristus)
* Sambutan panitia
* Pujian bersama: Lagu “Dari Pulau dan Benua”
* Votum dan Introitus (pembuka ibadah)
* Jemaat memuji Tuhan: Lagu “Gita Surga Bersama”
* Liturgi I: Tema penciptaan & kejatuhan manusia dalam dosa
* Persembahan pujian paduan suara pemuda
* Jemaat menyanyikan “Malam Kudus”
* Liturgi II: Peristiwa kelahiran Yesus
* Persembahan pujian dari Sekolah Minggu
* Penampilan grup vokal
* Pujian bersama: Lagu “Mula Pertama”
* Liturgi III: Kehidupan manusia sebagai hamba dosa
* Persembahan pujian tamu undangan
* Penampilan grup vokal pemuda
* Liturgi IV: Pengakuan dosa
* Persembahan pujian
* Liturgi V: Prosesi ibadah
* Jemaat memuji Tuhan: Lagu “Allah Kudhasyat”
* Liturgi dalam berbagai bahasa
* Penampilan pantomim
* Jemaat menyanyikan “Ubah Hatiku”
* Renungan Natal
* Pujian penutup: Lagu “Tak Berubah Selamanya”
* Doa penutup ibadah
3. Contoh Susunan Acara Natal di Kantor:
* Pembukaan & sambutan singkat
* Doa bersama/renungan Natal
* *Ice breaking* & *games* ringan
* Penampilan/talent show karyawan
* Sesi apresiasi & penghargaan
* Tukar kado/*door prize*
* Makan bersama & networking santai
Dengan panduan ini, diharapkan perayaan Natal di berbagai tempat dapat berjalan dengan baik, membawa damai dan sukacita bagi semua.

