Tutup
EkonomiNewsPariwisata

Wisatawan Asing Selamatkan Pariwisata Bali Saat Libur Nataru

219
×

Wisatawan Asing Selamatkan Pariwisata Bali Saat Libur Nataru

Sebarkan artikel ini
menpar-soal-bali-sepi-wisatawan-saat-nataru:-tetap-ramai,-hanya-turun-2-persen
Menpar soal Bali Sepi Wisatawan saat Nataru: Tetap Ramai, Hanya Turun 2 Persen

Jakarta – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengakui adanya penurunan kunjungan wisatawan ke Bali selama libur natal dan Tahun Baru 2026.

Meski begitu, ia menegaskan Bali tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

“Bali tidak sepi, tetap ramai. Hanya ada penurunan sedikit saja sekitar 2 persen,” ujar Widiyanti dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (27/12/2025).

Menurut Widiyanti, penurunan kunjungan ini hanya terjadi pada wisatawan nusantara.

Cuaca buruk menjadi penyebab utama wisatawan domestik memilih destinasi lain seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Yogyakarta.

Namun, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali justru mengalami peningkatan.

data menunjukkan, hingga saat ini sudah tercatat 6,8 juta kunjungan, mendekati target 7 juta kunjungan.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster membantah isu sepinya wisatawan.

Ia menjelaskan bahwa lengangnya lalu lintas dan sepinya orderan sopir pariwisata disebabkan oleh musim hujan yang membatasi aktivitas wisatawan di luar ruangan.

“Sekarang musim hujan, banjir, mungkin orang datang ke Bali tidak untuk jalan-jalan banyak yang istirahat,” kata Koster.

Isu lain yang mencuat adalah rendahnya okupansi hotel akibat banyaknya wisatawan yang menggunakan fasilitas OTA AirBnB yang sulit dipantau pajaknya.

Kepala Dinas Pariwisata Bali I Wayan Sumarajaya menambahkan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pariwisata melalui koordinasi dengan berbagai pihak.

Koordinasi ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik selama libur Natal dan Tahun Baru.

dispar Bali juga telah mengeluarkan imbauan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan selama musim hujan.

Terkait jumlah kunjungan, Sumarajaya menyebutkan bahwa sejak 14 Desember 2025, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 20 ribu per hari, meningkat dari sebelumnya yang sekitar 17 ribu per hari.