Tutup
EkonomiEnergiNews

Kilang Berbenah, Indonesia Stop Impor Solar Tahun 2026

176
×

Kilang Berbenah, Indonesia Stop Impor Solar Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
esdm-siap-hentikan-impor-solar-tahun-ini,-simak-pertimbangannya
ESDM Siap Hentikan Impor Solar Tahun Ini, Simak Pertimbangannya

Jakarta – Pemerintah menargetkan penghentian impor solar mulai tahun 2026. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung.

Yuliot menjelaskan, realisasi rencana ini sangat bergantung pada optimalisasi kilang dalam negeri. Salah satunya melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

“Asumsinya tahun ini kita juga bisa (menghentikan impor solar), karena surplus dan swasembada untuk solar dan avtur,” ujar yuliot di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Wamen ESDM berharap produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional. jika target ini tercapai, ketergantungan impor BBM, termasuk oleh SPBU swasta, dapat diakhiri.

“Kita akan lihat dulu berapa produksi dalam negeri. Jadi, berapa alokasi untuk impor, dan berapa untuk kebutuhan dalam negeri,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan penghentian impor solar juga berlaku bagi SPBU swasta.

SPBU swasta nantinya dapat memasok solar dari kilang-kilang dalam negeri.

“Sebenarnya yang dimaksud dengan penghentian impor itu ya termasuk swasta. Artinya, kita tidak impor lagi.Swasta kalau mau beli, silakan beli produk dari kilang dalam negeri. Jadi, seperti itu pemahaman dari stop impor itu,” tegas Laode.

Selain itu, Yuliot optimistis lifting minyak di tahun 2025 akan mencapai 605 ribu barel per hari. Data saat ini masih dalam proses konsolidasi dengan SKK Migas.