Regulasi

Danantara Lepas Saham BUMN Karya: Apa Tujuan Strategisnya?

444
×

Danantara Lepas Saham BUMN Karya: Apa Tujuan Strategisnya?

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Sejumlah emiten BUMN karya, yaitu PT PP Tbk (PTPP), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT), kompak mengumumkan perubahan kepemilikan saham mereka. Perubahan ini terjadi setelah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengalihkan sebagian sahamnya kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

Keempat perusahaan konstruksi pelat merah itu menyampaikan informasi ini melalui keterbukaan informasi pada 7 Januari 2026. Mereka menerima surat pemberitahuan terkait penandatanganan perjanjian pengalihan saham dari PT Danantara Asset Management (DAM) ke BP BUMN.

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa saham Seri B milik DAM yang dialihkan akan diklasifikasikan menjadi saham Seri A Dwiwarna.

Dengan demikian, kepemilikan saham Seri A Dwiwarna Negara Republik Indonesia melalui BP BUMN pada masing-masing emiten menjadi 1%.

Rincian Perubahan Kepemilikan Saham:

* ADHI: Sebelum transaksi, BP BUMN memiliki 1 saham Seri A Dwiwarna dan DAM memiliki 5,40 miliar saham Seri B. Setelah transaksi, BP BUMN memiliki 1 saham Seri A Dwiwarna dan 54,08 juta saham Seri B, sementara DAM memegang 5,35 miliar saham Seri B. Hak suara BP BUMN naik menjadi 0,64% dan DAM menjadi 63,69%. Harga saham ditetapkan berdasarkan nilai buku sebesar Rp 5,40 miliar.
* WIKA: Sebelum transaksi, BP BUMN memiliki 1 saham Seri A Dwiwarna dan DAM memiliki 36,29 miliar saham Seri B. Setelah transaksi, BP BUMN memiliki 1 saham Seri A Dwiwarna dan 362,91 juta saham Seri B, sementara DAM memegang 35,92 miliar saham Seri B. Hak suara BP BUMN menjadi 0,91% dan DAM menjadi 90,11%. Saham Seri B memiliki nilai nominal Rp 100 per saham.
* WSKT: Setelah transaksi, Negara Republik Indonesia memiliki langsung 217,05 juta saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa melalui Kepala BP BUMN dan kepemilikan tidak langsung melalui 21,48 miliar lembar saham Seri B milik DAM yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara. Negara Republik Indonesia tetap merupakan Pemilik Manfaat Akhir (ultimate beneficial owner) dari WSKT.
* PTPP: Sebelum transaksi, BP BUMN memegang 1 saham Seri A Dwiwarna dan DAM memegang 3,16 miliar saham Seri B. Setelah transaksi, BP BUMN memiliki 1 saham Seri A Dwiwarna dan 31,61 juta saham Seri B, sementara DAM memiliki 3,13 miliar saham Seri B. Hak suara BP BUMN naik menjadi 0,51% dan DAM menjadi 50,49%. Harga pengalihan saham PTPP senilai Rp 3,16 miliar.

Corporate Secretary masing-masing emiten telah memberikan keterangan resmi terkait transaksi ini melalui keterbukaan informasi. Penentuan harga definitif pengalihan saham akan ditetapkan kemudian berdasarkan keputusan Kepala BP BUMN.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Jakarta.Pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak di zona hijau pada awal Juni 2026. Investor perlu mencermati sejumlah saham berikut yang akan cum dividen mulai hari ini, Rabu 3 Juni 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa 2 Juni 2026 ditutup di level 6.195,43 naik 1,11% atau 68,05 poin secara harian. Kenaikan ini merupakan awal yang positif karena pada Mei 2026, IHSG tertekan hingga turun tajam,…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada awal Juni 2026 setelah mengalami tekanan pada penghujung Mei. Pada penutupan perdagangan Selasa (2/6/2026), IHSG menguat 1,11% atau naik 67,85 poin ke level 6.195,42. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun RTI, pergerakan IHSG sepanjang hari berada di zona hijau. Baca Juga: SumbarSumbarbisnis.com Sell Rp 518 Miliar Saat IHSG Menguat, Cek SumbarSumbarbisnis.com Sell…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 189 miliar atau setara 62,6% dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini telah disepakati perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini, Selasa (2/6/2026). Dividen tunai tersebut akan dibagikan kepada para pemegang saham yaitu sebanyak 2,7 miliar saham, sehingga setiap saham akan memperoleh dividen tunai sebesar Rp…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Selasa (2/6/026) setelah mencetak serangkaian rekor tertinggi baru dalam beberapa sesi terakhir. Meski demikian, optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI) tetap menjadi penopang sentimen pasar. Baca Juga: Wall Street Terus Catat Rekor, Investasi di Pasar Saham AS Bisa Jadi Opsi Alternatif Melansir Reuters pada pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones…