Tutup
BisnisTeknologi

Kampus Adopsi Teknologi, Mahasiswa Berinovasi, Siap Hadapi Tantangan

223
×

Kampus Adopsi Teknologi, Mahasiswa Berinovasi, Siap Hadapi Tantangan

Sebarkan artikel ini
pembelajaran-berbasis-teknologi-kian-diminati
Pembelajaran Berbasis Teknologi kian Diminati

Jakarta – Model pembelajaran berbasis teknologi kian digandrungi generasi muda. Pengalaman belajar interaktif dan relevan dengan dunia kerja menjadi daya tarik utama kelas-kelas yang didukung teknologi.

Tren ini juga merambah dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Berbagai perguruan tinggi berlomba-lomba menghadirkan fasilitas modern dan kurikulum yang adaptif.

Tujuannya jelas, agar para lulusan mampu bersaing di era industri yang berbasis inovasi.

Pendekatan pembelajaran yang menekankan praktik nyata, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi menjadi magnet bagi calon mahasiswa. Kampus yang mampu menjembatani teori dengan kebutuhan industri dinilai lebih siap menghadapi perubahan zaman.

Universitas Pradita menjadi salah satu institusi yang konsisten mengadopsi pendekatan ini. Hingga akhir 2025, kampus ini telah meluluskan sekitar 1.300 wisudawan dari berbagai program studi.

Rektor Universitas Pradita, Richardus Eko Indrajit, menekankan pentingnya keseimbangan antara kecakapan intelektual dan integritas.

“Menjadi pintar itu mudah jika diberi ruang belajar, namun membentuk pribadi berintegritas adalah tantangan sesungguhnya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (8/1/2026).

Executive Director Unit Edukasi Summarecon, Aida halim, menambahkan bahwa pendekatan ini dirancang agar lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang baru.

“Di tengah ketatnya persaingan dunia pendidikan, kami akan terus mengembangkan langkah strategis melalui penguatan sarana dan prasarana pembelajaran,” kata Aida.

Komitmen ini diperkuat dengan rencana pengembangan fasilitas pada 2026, termasuk laboratorium desain, ruang kelas baru, hingga ruang Virtual Reality. Fasilitas ini melengkapi Smart Class dan Podcast Room yang sebelumnya telah dihadirkan.

Hasilnya, mahasiswa mampu meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional, baik di bidang desain, bisnis, kuliner, hingga perencanaan kota. Pendekatan Real Case dan Real Experience membiasakan mahasiswa berpikir kritis dan menghasilkan solusi aplikatif.