Tutup
BisnisTeknologi

Telkomsel Ungkap Data, Brand Bidik Peluang Ramadan

148
×

Telkomsel Ungkap Data, Brand Bidik Peluang Ramadan

Sebarkan artikel ini
membongkar-momen-emas-ramadan
Membongkar Momen Emas Ramadan

Jakarta – Telkomsel Enterprise merilis panduan terbaru untuk membantu para pelaku bisnis merancang kampanye Ramadan yang lebih efektif.

Panduan ini diharapkan dapat meningkatkan relevansi dan dampak kampanye merek selama bulan suci.

“DigiAds Ramadan Insight 2026: Weaving Threads of Impact to Win Ramadan” menjadi tajuk panduan tersebut.

data Ramadan 2025 menunjukkan peningkatan engagement pelanggan yang signifikan, mencapai 112 persen dibandingkan hari biasa.

Peningkatan ini didorong oleh aktivitas di media sosial, belanja online, dan penggunaan layanan keuangan.

Telkomsel menilai bahwa strategi pemasaran digital akan semakin krusial menjelang Ramadan 2026.

Menurut Vice President Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, Arief Pradetya, pesan yang relevan dan bermakna bagi audiens sangat penting.

“Kami ingin membantu pelaku industri memaksimalkan peluang di tengah kompleksitas perilaku konsumen digital yang terus berkembang,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Whitepaper Telkomsel menyoroti pentingnya memilih waktu beriklan yang tepat, terutama saat trafik digital mencapai puncaknya.

Tiga waktu terbaik yang direkomendasikan adalah:

* Sahur (03:00-05:00): Aktivitas digital naik >87% dan trafik TV naik >88%.
* Zuhur (11:00-14:00): Lonjakan browsing dan akses media sosial.
* Buka Puasa (16:00-19:00): engagement tertinggi untuk belanja dan hiburan.

Analisis kampanye Ramadan 2025 menunjukkan bahwa audiens dengan konversi tertinggi didominasi oleh:

* 94 persen beragama Islam, dari kalangan Milenial (39%), Gen X (29%), dan Gen Z (23%).
* Tersebar di Jawa Barat, Jakarta, jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara.
* aktif di media sosial (58%), rutin belanja online (17%), dan pengguna layanan keuangan (14%).

Lebih dari 54 persen konsumen meningkatkan pengeluaran dengan rata-rata belanja Rp3,5-7 juta, terutama untuk bahan masak (60%) dan makanan siap saji (50%).

Pilihan kanal belanja terbagi antara online (64%) dan offline (36%), memperkuat kebutuhan strategi omni-channel yang konsisten.

Untuk Ramadan 2026, Telkomsel merekomendasikan pendekatan 360° omni-channel melalui berbagai kanal dan format iklan DigiAds.

Ini termasuk:

* Seamless Digital Channels: Programmatic Ads, Display ads, Rewards, IPTV & Messaging, WABA, hingga media sosial.
* Posko Mudik Telkomsel: di jalur mudik dan arus balik se-Indonesia.
* Kemitraan dengan Meta: Targeting audiens lintas platform media sosial.