Tutup
EkonomiInvestasiNews

Luksemburg Aktifkan Obligasi Perang, Danai Pembangunan Ekonomi

156
×

Luksemburg Aktifkan Obligasi Perang, Danai Pembangunan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
perdana,-pemerintah-menerbitkan-obligasi-perang
Perdana, Pemerintah Menerbitkan Obligasi Perang

Luksemburg – Pemerintah Luksemburg menerbitkan obligasi perang pertama sejak Perang Dunia II. Tujuannya, menarik dana dari tabungan warga untuk pembangunan ekonomi.

Menteri Keuangan Luksemburg, Gilles Roth, mengumumkan penerbitan obligasi perang ini pada 15 Januari 2026.

Inisiatif ini membidik dana sekitar 33,4 miliar Euro (Rp651,4 triliun) yang tersimpan di rekening pribadi warga.

“Kami adalah negara Eropa pertama sejak Perang Dunia II yang memperkenalkan obligasi perang,” kata Menkeu Roth, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (18/1/2026).

Penerbitan obligasi perang ini dibatasi hingga 150 juta Euro (Rp3 triliun).

Masa penawaran berlangsung dari 15 Januari hingga 30 Januari 2026 di Bursa Efek Luksemburg.

Investasi minimum adalah 1.000 Euro (Rp19,5 juta) dan maksimum 150.000 Euro (Rp3 miliar) per orang. Jika permintaan tinggi, penawaran bisa ditutup lebih awal.

Obligasi ini akan jatuh tempo dalam tiga tahun sejak tanggal penerbitan, 5 Februari 2026, dengan suku bunga tetap 2,25 persen.

Menkeu Roth menyebut obligasi ini menguntungkan karena bebas pajak. “Imbal hasil efektifnya setara dengan produk tabungan berbunga 2,81 persen,” jelasnya.

Langkah ini diambil Luksemburg untuk mengumpulkan tambahan 1,8 miliar Euro (Rp35 triliun) selama lima tahun ke depan, guna memenuhi target pengeluaran NATO.

Saat ini, negara anggota NATO terkecil ini menghabiskan sekitar 1,2 miliar Euro (Rp23,4 triliun) per tahun untuk anggaran pertahanan.