Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan belum menerima komunikasi resmi dari Pemprov DKI Jakarta terkait rencana pembukaan dua rute baru Transjabodetabek.
Dua rute yang diusulkan adalah Blok M-Bandara Soekarno Hatta (Soetta) dan Cawang-Jababeka.
Pernyataan ini disampaikan dudy usai rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta pusat, Selasa (20/1).
“Belum sih, belum disampaikan ke saya. Saya mesti cek lagi,” kata dudy.”Setahu saya sih belum sampai ke saya sih. mungkin belum sampai ke meja saya.”
Dudy menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang sebelumnya menyebut usulan tersebut masih menunggu persetujuan Kemenhub.Menhub menegaskan, jika pengajuan tersebut sudah sampai, pihaknya akan segera membahasnya dengan Gubernur Pramono.
“Tapi kalau ada pun kita akan selalu akan segera bahas dengan Pak Gubernur ya,” ujarnya. “Selama untuk pelayanan masyarakat pasti kita akan upayakan bisa kita laksanakan lah ya.”
Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung mengumumkan rencana pembukaan dua rute baru TransJabodetabek.
Pramono menyebut pembukaan rute ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan layanan transportasi publik yang tinggi.
“Kami akan membuka rute-rute baru,” kata Pramono saat acara Pembangunan Entrance Stasiun Harmoni MRT Jakarta Fase 2A, Selasa (20/1).
“Yang pertama yang dari laporan Bapak Kepala Dinas Perhubungan adalah dari Blok M ke Bandara,” lanjutnya. “Dari Cawang ke Jababeka. Kenapa itu dilakukan? Karena memang pekerja kita di Jababeka itu cukup tinggi dan kebutuhannya juga tinggi.”
Pramono menjelaskan, penambahan rute TransJabodetabek masih dalam tahap pematangan karena layanan lintas antar provinsi memerlukan persetujuan Kemenhub.
“Makanya tadi saya bisik-bisik kepada Pak Dirjen Perkeretaapian untuk disampaikan Bapak Menteri Perhubungan secara resmi supaya ini bisa kita atasi,” pungkasnya.







