Tutup
EkonomiKonsumenNewsPerbankan

Trump Batasi Bunga Kartu Kredit, Industri Keuangan Bereaksi

136
×

Trump Batasi Bunga Kartu Kredit, Industri Keuangan Bereaksi

Sebarkan artikel ini
peringatkan-keras-jamie-dimon-soal-rencana-trump-batasi-bunga-kartu-kredit:-bencana-ekonomi
Peringatkan Keras Jamie Dimon Soal Rencana Trump Batasi Bunga Kartu Kredit: Bencana Ekonomi

Jakarta – Rencana Presiden AS Donald Trump membatasi bunga kartu kredit memicu reaksi keras dari pelaku industri keuangan.

CEO JPMorgan chase, Jamie Dimon, bahkan menyebut kebijakan ini bisa menjadi “bencana ekonomi”.

Trump mengusulkan pembatasan suku bunga kartu kredit maksimal 10 persen selama setahun.

Kebijakan ini rencananya berlaku mulai 20 Januari 2026, namun detail mekanisme dan dasar hukumnya belum jelas.

Dimon menegaskan, pembatasan bunga kartu kredit di level 10 persen akan berdampak luas bagi perekonomian AS.

“Ini akan menjadi bencana ekonomi,dan saya tidak mengada-ada,tapi bisnis kami akan bertahan,” tegas Dimon,seperti dikutip dari BBC,Kamis (22/1/2026).

menurut Dimon, dampak paling signifikan adalah pemangkasan akses kredit bagi sebagian besar masyarakat AS.

Sekitar 80 persen warga Amerika berpotensi kehilangan akses ke kredit.

Padahal, kartu kredit selama ini menjadi andalan keuangan bagi banyak rumah tangga.

Dimon menepis anggapan bahwa perusahaan kartu kredit akan menjadi pihak yang paling dirugikan.Sektor riil justru akan merasakan dampak paling besar.

“Pihak yang paling menderita bukanlah perusahaan kartu kredit tetapi restoran, ritel, perusahaan perjalanan, sekolah, dan pemerintah daerah karena masyarakat akan kesulitan membayar tagihan air,” jelas Dimon.

ia bahkan menyindir para politisi pendukung kebijakan tersebut, seperti Senator Bernie sanders dan elizabeth Warren.

Dimon menyarankan agar kebijakan ini diuji coba terlebih dahulu di negara bagian mereka.

“Kalau kebijakan ini benar-benar dijalankan, coba saja diterapkan dulu di Vermont dan massachusetts,” ujarnya.

Asosiasi perbankan AS juga menyuarakan kekhawatiran serupa.

Mereka menilai pembatasan suku bunga kartu kredit akan menyulitkan masyarakat mengakses pembiayaan dan berpotensi menghantam jutaan keluarga serta pelaku usaha kecil.

Sebagai informasi, rata-rata suku bunga kartu kredit di AS saat ini berada di kisaran 20 persen.

Wacana pembatasan 10 persen pertama kali dilontarkan Trump saat kampanye Pilpres 2024 dan kembali ditegaskan melalui unggahan di media sosial pada 13 Januari 2026 lalu.

Unggahan Trump sempat mengguncang pasar dan memicu tekanan pada saham perusahaan kartu kredit seperti American Express, Visa, dan Mastercard.

Saham Barclays di Inggris juga ikut tertekan.