Tutup
News

Abdullah Kamil Beroperasi, Gerakkan Budaya Sumatera Barat

113
×

Abdullah Kamil Beroperasi, Gerakkan Budaya Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
menteri-kebudayaan-fadli-zon-resmikan-gedung-abdullah-kamil,-pusat-dinamisasi-budaya-sumbar
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Resmikan Gedung Abdullah Kamil, Pusat Dinamisasi Budaya Sumbar

Padang – Gedung Abdullah Kamil di Jalan Diponegoro, Padang Barat, kembali beroperasi setelah lama vakum. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, meresmikan langsung pengaktifan kembali gedung tersebut, Jumat (23/1/2026).

Peresmian ini menandai babak baru bagi dunia kebudayaan di Sumatera Barat.Gedung ini diharapkan menjadi pusat kegiatan budaya dan edukasi.

Fadli Zon menegaskan, Gedung abdullah Kamil memiliki posisi strategis dalam peta kebudayaan nasional, khususnya di Sumatera Barat. Pemerintah berinisiatif mengaktifkan kembali gedung ini meski revitalisasi belum rampung 100%.

“Kami berharap gedung ini kembali menjadi pusat budaya dan edukasi yang menggerakkan kemajuan kebudayaan secara komprehensif,” ujar Fadli Zon.

Gedung ini diproyeksikan menjadi ekosistem intelektual. Fungsinya meliputi pelestarian tradisi, riset, pengembangan seni pertunjukan, industri film, hingga laboratorium pemikiran kebudayaan.

Fadli Zon mendorong komunitas budaya di Padang untuk mengoptimalkan fasilitas ini sebagai ruang kolaborasi lintas disiplin. Tujuannya memperkuat ketahanan budaya lokal di tengah modernisasi.

Ketua Yayasan Genta Budaya, Weno Aulia, menjelaskan urgensi renovasi. Gedung yang didirikan pada 1988 oleh diplomat senior H. Abdullah Kamil ini rusak akibat gempa bumi 2007 dan 2009.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak fadli Zon yang telah merenovasi sekaligus mengaktivasi kembali Gedung Abdullah Kamil ini,” kata Weno.

Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan, Feri Arlius, menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kebudayaan atas rekomendasi renovasi gedung.

“Alhamdulillah atas rekomendasi pak menteri, renovasi gedung ini bisa berjalan, meskipun belum rampung seratus persen,” ungkap Feri.

Feri menambahkan, pengembangan selanjutnya masih membutuhkan biaya. Meski belum 100% final, gedung ini sudah bisa difungsikan.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, berkomitmen mengintegrasikan fasilitas ini dengan tata ruang kota. Penataan taman di sekitar gedung direncanakan untuk menciptakan lingkungan yang representatif bagi seniman dan pengunjung.

“Keberadaan Gedung Abdullah Kamil diharapkan mampu memperkuat ekosistem kreatif di Padang,” tutur Fadly Amran.

Acara peresmian dihadiri oleh Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, dan pengurus Yayasan Genta Budaya.