Tutup
FintechStartupTeknologi

Netzme Luncurkan “Gang Dagang”, Beri Pelatihan Digital UMKM

120
×

Netzme Luncurkan “Gang Dagang”, Beri Pelatihan Digital UMKM

Sebarkan artikel ini
game-gang-dagang,-seperti-main-roblox-tapi-untuk-umkm
Game Gang Dagang, seperti Main Roblox tapi untuk UMKM

Jakarta – Startup teknologi pembayaran, Netzme, meluncurkan game edukasi “Gang Dagang” untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM, khususnya Jakpreneur.

game ini merupakan hasil kolaborasi dengan Ruangguru.

“Gang dagang” memberikan pembelajaran praktis tentang penggunaan QRIS, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan keuangan harian, perhitungan laba, pengelolaan utang, hingga akses permodalan.

Materi disajikan melalui simulasi interaktif dan tantangan pengambilan keputusan yang relevan dengan dunia usaha.

Pengguna yang berhasil menyelesaikan tantangan akan memperoleh QRIS Jakpreneur dan QRIS Soundbox.

game ini dijadwalkan rilis pertengahan tahun ini dan dapat diakses melalui situs gangdagang.id serta ekosistem Netzme.Kepala Eksekutif Netzme, Vicky Ganda Saputra, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam mendorong UMKM go digital.

Ia berharap inisiatif ini dapat membantu pemerintah dalam memperluas sosialisasi dan adopsi pembayaran nontunai.

“Literasi keuangan digital memegang peranan penting bagi keberlanjutan dan pertumbuhan usaha pelaku UMKM, terutama bagi pemula,” kata Vicky, Jumat (23/1/2026).

Netzme menggandeng Pemprov DKI Jakarta untuk menjadikan game ini sebagai bagian dari proses onboarding UMKM yang lebih efektif.

Peluncuran “Gang Dagang” dilakukan pada 2 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).Game ini juga dilengkapi sistem penilaian (scoring).

Pemain dengan nilai tertinggi berkesempatan meraih merchant incentive tour ke China, sejalan dengan program QRIS Cross Border BI.

“modelnya seperti main Roblox. Simulasi benar-benar dari mulai ada modal sampai dagang sukses. Menariknya juga, yang bisa memainkannya dengan baik itu akan kami bantu untuk buatkan QRIS agar bisa mulai berdagang secara nyata juga,” jelas Vicky.

Kepala Divisi Implementasi dan Kebijakan SP Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Hery Afrianto, menyambut baik kehadiran Gang Dagang.

Menurutnya, game ini berpotensi memperkuat ekosistem pembayaran digital.

“Semakin banyak merchant yang onboarding QRIS maka akan memperkuat ekosistem pembayaran digital. Tentu, inisiatif dari Netzme sangat penting. Kami sangat mendukung merchant-merchant yang saat ini masih menggunakan pembayaran tradisional masuk ke pembayaran digital,” tuturnya.