Tutup
CSRTeknologi

MUF Perkuat Bank Sampah Rorotan, Warga Kelola Limbah

126
×

MUF Perkuat Bank Sampah Rorotan, Warga Kelola Limbah

Sebarkan artikel ini
mengurangi-sampah-tak-selalu-harus-pakai-teknologi-canggih
Mengurangi Sampah Tak Selalu Harus Pakai Teknologi Canggih

Jakarta – Di tengah gencarnya pemanfaatan teknologi untuk mengatasi persoalan sampah, pendekatan berbasis masyarakat tetap dianggap penting. Salah satu yang masih relevan adalah bank sampah, yang mendorong warga memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.

Sejumlah kota di dunia kini mengandalkan mesin modern, sistem berbasis kecerdasan buatan, hingga fasilitas daur ulang otomatis untuk menekan penumpukan limbah. Namun, konsep bank sampah dinilai tetap efektif karena mampu mengurangi volume sampah sekaligus memberi nilai ekonomi dari limbah anorganik seperti plastik dan kertas.

di Indonesia,model ini bukan hal baru. Keunggulannya terletak pada keterlibatan langsung masyarakat dalam pengelolaan sampah, sehingga kesadaran menjaga lingkungan bisa tumbuh tanpa bergantung pada teknologi mahal.

Di berbagai daerah, bank sampah juga berkembang sebagai sarana edukasi keuangan sederhana. Hasil pengumpulan sampah dapat ditabung atau dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif warga.

Mandiri Utama Finance (MUF) kini memperkuat upaya itu lewat pengembangan bank sampah di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Program tersebut dijalankan bersama Yayasan Kumala dan Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara.Dalam pelaksanaannya, MUF memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana bank sampah serta edukasi keuangan kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan membantu warga mengelola hasil pengolahan sampah secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Corporate Secretary & Legal Division Head Mandiri Utama finance, Elisabeth Lidya Sirait, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan dampak sosial berkelanjutan. Ia menilai kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan penting untuk menghadirkan perubahan positif.

“Melalui program bank sampah di Rorotan ini, MUF ingin menghadirkan kontribusi nyata yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Program itu juga diharapkan dapat membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilah sampah. Dengan cara sederhana dan keterlibatan langsung warga, pengelolaan sampah dinilai tetap bisa berjalan efektif tanpa harus selalu mengandalkan teknologi canggih.