Tutup
News

Agus Syahdeman Bekali Pelajar Solok dengan Pelatihan Bela Negara

287
×

Agus Syahdeman Bekali Pelajar Solok dengan Pelatihan Bela Negara

Sebarkan artikel ini
anggota-dprd-sumbar-agus-syahdeman-alokasikan-pokir-untuk-pelatihan-bela-negara
Anggota DPRD Sumbar Agus Syahdeman Alokasikan Pokir untuk Pelatihan Bela Negara

Kabupaten Solok – Guna membentengi generasi muda dari pengaruh negatif di era modern, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Agus Syahdeman, mengalokasikan pokok-pokok pikiran (Pokir) untuk pembinaan karakter dan nasionalisme melalui pelatihan bela negara. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi preventif bagi pelajar.

Pelatihan yang diikuti oleh perwakilan 11 organisasi pelajar tingkat SMA, SMK, dan MAN se-Kabupaten Solok ini, berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 19 hingga 20 Juli 2025, di SMAN 2 Sumatera Barat. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan nilai kebangsaan bagi generasi muda yang menghadapi tantangan seperti penyalahgunaan narkoba, penyebaran ideologi menyimpang, dan krisis moral akibat teknologi.

Agus Syahdeman dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi muda yang kuat. “Indonesia Emas 2045 bukan sekadar wacana. Tapi kalau generasi mudanya rapuh, siapa yang akan berdiri di garda depan? kalau bukan kita yang membimbing, siapa lagi?” ujarnya.

Pelatihan ini dikemas secara aplikatif dengan tujuan menggugah semangat nasionalisme. Materi yang diberikan meliputi pentingnya bela negara, simulasi sidang kebangsaan, latihan baris-berbaris, dan outbound yang disisipkan nilai karakter kebangsaan. Pemateri yang dihadirkan berasal dari berbagai kalangan,termasuk Kesbangpol,TNI,dan akademisi.

Agus menegaskan, nasionalisme tidak boleh ditinggalkan di era teknologi dan kecerdasan buatan. “Kita hidup di era teknologi dan kecerdasan buatan, tapi nasionalisme tak boleh ditinggalkan.Pendidikan karakter harus sejalan dengan inovasi. Ini bukan soal melawan zaman, tapi membekali generasi muda agar tak hanyut di dalamnya,” tegasnya. Ia juga mengingatkan peran tokoh-tokoh Minangkabau seperti Mohammad Hatta,Tan Malaka,dan Buya Hamka dalam sejarah kebangsaan.

nurul Maulidya Ditri, salah satu peserta dari SMKN 1 Lembah Gumanti, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti pelatihan ini. “Dua hari yang penuh pelajaran, materi-materinya ‘daging semua’. Kami diajarkan sidang kebangsaan, PBB, dan nilai bela negara dengan cara menyenangkan. Terima kasih Pak Agus Syahdeman dan juga tim EO dari Idea Corner Management, tim mereka visioner, rapi, dan inspiratif,” katanya.

Pelatihan ini menjadi contoh konkret bahwa pembinaan karakter dan nasionalisme adalah investasi moral untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang tangguh dan berjiwa kebangsaan. Agus Syahdeman dinilai telah menunjukkan bahwa wakil rakyat harus hadir memberikan solusi dan meninggalkan jejak positif bagi generasi muda.