Tutup
Perbankan

AHY Minta Percepat Pembangunan Hunian Korban Bencana Sumatra

181
×

AHY Minta Percepat Pembangunan Hunian Korban Bencana Sumatra

Sebarkan artikel ini
ahy-minta-kementerian-pkp-percepat-bangun-rumah-buat-korban-bencana
AHY Minta Kementerian PKP Percepat Bangun Rumah Buat Korban Bencana

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan pembangunan Kewilayahan (Menko Infraswil) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong percepatan pembangunan hunian bagi korban bencana di Sumatra.permintaan ini secara khusus ditujukan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

AHY menekankan pentingnya mempercepat proses pembangunan rumah bagi warga terdampak.

“Kementerian Perumahan Rakyat kita berharap juga bisa segera mempercepat proses pembangunan rumah,” ujar AHY.

Hal itu disampaikan saat rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Kamis (1/1), seperti ditayangkan kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Prioritas utama, kata AHY, adalah pembangunan rumah bagi warga yang rumahnya rusak berat.

Namun, ia juga mengingatkan agar perbaikan rumah rusak ringan segera dilakukan. Tujuannya, agar pengungsi bisa segera kembali ke rumah masing-masing dan mengurangi beban di pengungsian.

AHY juga meminta agar pembangunan rumah warga terdampak bencana dirancang lebih baik. Hal ini untuk meminimalkan risiko bencana di masa depan.

“Kita tidak ingin hanya membangun kembali, tetapi membangun lebih baik sekaligus mencegah timbulnya bencana berikutnya,” tegasnya.

Selain itu, AHY mengingatkan Kementerian ATR/BPN untuk mempersiapkan tata ruang dan ketersediaan lahan untuk relokasi serta pembangunan perumahan permanen.

“Kementerian ATR/BPN contohnya, harus memastikan tata ruangnya, termasuk juga ketersediaan lahan untuk perumahan masyarakat yang dibangun kembali. Lalu Kementerian Pekerjaan Umum tentu bertugas sesuai dengan fungsinya,” jelasnya.Pemerintah menargetkan pembangunan 44.045 unit hunian sementara bagi korban bencana di Aceh, Sumatra utara, dan Sumatra Barat.

BPI Danantara juga berencana membangun 15 ribu hunian dan fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut meliputi taman bermain,wifi,dapur umum,serta 120 unit toilet dan kamar mandi.