Tutup
News

AI Ancam Pekerjaan Kantoran, 10 Profesi Ini Justru Kebal Resesi

255
×

AI Ancam Pekerjaan Kantoran, 10 Profesi Ini Justru Kebal Resesi

Sebarkan artikel ini
ai-bisa-geser-banyak-profesi,-tapi-tidak-untuk-10-pekerjaan-ini
AI Bisa Geser Banyak Profesi, Tapi Tidak untuk 10 Pekerjaan Ini

Jakarta – Di tengah kekhawatiran akan dominasi kecerdasan buatan (AI) dalam dunia kerja, studi terbaru justru memberikan angin segar bagi sejumlah profesi. Pekerjaan yang mengandalkan keterampilan fisik dan interaksi langsung dengan manusia dinilai relatif aman dari ancaman otomatisasi AI.

Laporan Microsoft berjudul “Implikasi Pekerjaan dari AI Generatif” menganalisis lebih dari 200.000 percakapan antara pengguna di Amerika Serikat dan chatbot AI Microsoft Bing Copilot. Data yang dikumpulkan selama sembilan bulan, mulai Januari hingga September 2024, mengungkap bagaimana AI dimanfaatkan dalam berbagai tugas pekerjaan.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa AI banyak digunakan untuk mengumpulkan informasi, menulis, dan membantu komunikasi. Akibatnya, profesi seperti penulis, penerjemah, sejarawan, dan perwakilan penjualan dianggap rentan terhadap adopsi AI.

Namun, kabar baiknya, pekerjaan yang membutuhkan keterampilan fisik dan interaksi manual dengan manusia atau mesin, seperti mencuci piring, menjadi tukang pijat, teknisi atap, pembantu rumah tangga, dan pembersih profesional, justru lebih aman dari pengaruh AI.

Berikut adalah daftar 10 pekerjaan dengan tingkat eksposur terendah terhadap AI:

Ahli pengambil darah (phlebotomist)
Asisten perawat
Pekerja penanganan limbah berbahaya
Tukang cat, tukang gips, dan pekerja konstruksi serupa
Pembalsem jenazah
Operator sistem dan mesin pabrik
Dokter bedah mulut dan rahang atas
montir kaca dan teknisi otomotif
Insinyur perkapalan
Tukang tambal dan ganti ban

Laporan tersebut juga menyoroti peran AI sebagai pelatih, penasihat, atau guru virtual. Sebagai contoh, ketika pengguna ingin mencetak dokumen, AI tidak langsung menjalankan perintah tersebut, melainkan memberikan pelatihan atau instruksi kepada pengguna.

Dengan tren ini, para pekerja di era modern perlu menyadari potensi pergeseran peran akibat AI. Profesi yang berbasis pada keterampilan fisik dan interaksi langsung tampaknya akan tetap relevan dan tahan terhadap disrupsi teknologi dalam waktu dekat.