Jakarta – Pemerintah menilai pelemahan rupiah dan penurunan IHSG usai pergantian Menteri Keuangan hanya sementara.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga hartarto, menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.”Ini kan temporary,” kata Airlangga di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/9).
Airlangga optimistis pasar akan segera menyesuaikan diri dengan situasi terkini.
Ia menepis kekhawatiran terkait pergantian Menteri Keuangan. menurutnya, itu adalah hak prerogatif presiden.
“Seluruhnya kan bekerja untuk Merah Putih. Jadi tidak ada kekhawatiran,” tegasnya.
Airlangga menjelaskan, tekanan terhadap rupiah dan IHSG lebih disebabkan sentimen pasar.
“Pertama fundamental kuat, berarti ini kan masalahnya sentimen,” jelasnya.
Pada perdagangan Selasa sore, IHSG ditutup melemah 138,24 poin atau 1,78 persen ke level 7.628.
Nilai transaksi mencapai Rp24,52 triliun dengan volume perdagangan 39,43 miliar saham.
Rupiah terdepresiasi ke Rp16.481 per dolar AS, turun 172 poin atau 1,05 persen dibanding penutupan sebelumnya.







