Tutup
News

Antam Kucurkan Rp 7 Triliun untuk Investasi 2025, Ini Rinciannya

210
×

Antam Kucurkan Rp 7 Triliun untuk Investasi 2025, Ini Rinciannya

Sebarkan artikel ini
antam-kucurkan-rp-7-triliun-untuk-investasi-2025,-ini-rinciannya
Antam Kucurkan Rp 7 Triliun untuk Investasi 2025, Ini Rinciannya

Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menargetkan investasi sebesar Rp 7 triliun atau setara dengan 500 juta dolar AS pada tahun 2025, seiring dengan upaya perusahaan untuk memperkuat posisinya di sektor pertambangan dan hilirisasi.Target ambisius ini diumumkan oleh Direktur Komersial Antam, Handi Sutanto, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta Pusat.

Menurut Sutanto, investasi tersebut akan dialokasikan untuk proyek-proyek strategis yang meliputi pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV), modernisasi fasilitas logam mulia di Gresik, dan penyelesaian pembangunan pabrik smelter grade alumina refinery (SGAR) di Mempawah. “Juga penyelesaian dari pabrik SGAR kami yang di Mempawah,” ujarnya.

Sutanto meyakinkan bahwa kondisi keuangan antam saat ini dalam keadaan stabil dan sehat, yang menjadi landasan kuat bagi pertumbuhan perusahaan di masa depan. “Di neraca kami tidak ada utang. Itu yang menopang pertumbuhan ke depan,” tegasnya. Guna mendukung realisasi investasi tahun ini, perusahaan sedang menjajaki opsi kerja sama pendanaan dengan sejumlah bank. “Statusnya mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sutanto menjelaskan bahwa target produksi perusahaan tetap sesuai dengan rencana kerja yang telah disetujui oleh para pemegang saham, yang didasarkan pada kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dari pemerintah. “Memang, bedanya dengan tahun lalu, kami sudah memegang izin RKAB. Khususnya untuk bijih nikel sebesar 16,9 juta wet metric ton (WMT) dan untuk bauksit sebanyak 3,5 juta WMT.Itu yang menjadi target kami tahun ini,” jelasnya.

Pada Kamis (12/6/2025), PT Aneka Tambang Tbk juga telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 di Hotel Borobudur. dalam rapat tersebut, Achmad Ardianto ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Nikolas D Kanter, sementara Rauf Purnama tetap menduduki posisi Komisaris Utama.Dalam kesempatan yang sama, Ardianto menyampaikan komitmennya terhadap transparansi informasi publik. “Jangan kapok nanya, walaupun mungkin tidak bisa selalu dijawab secara on time. Tapi keinginan kami adalah kami ingin mengedepankan keterbukaan publik,” ungkapnya. Ardianto juga menyatakan optimisme bahwa jajaran kepengurusan yang baru dapat melanjutkan kinerja positif Antam, termasuk dalam mencapai target investasi sebesar Rp 7 triliun.