Tutup
IndustriNews

Antam Tangani Asap Tambang Pongkor, Pekerja Dievakuasi

232
×

Antam Tangani Asap Tambang Pongkor, Pekerja Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
antam-bantah-kabar-700-orang-tewas-usai-kejadian-asap-beracun-di-tambang-emas-pongkor
Antam Bantah Kabar 700 Orang Tewas usai Kejadian Asap Beracun di Tambang Emas Pongkor

Bogor – Seluruh pekerja tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dipastikan aman setelah kemunculan asap di area tambang.

PT Aneka Tambang (Antam) memastikan tidak ada korban dalam insiden yang terjadi pada Selasa (13/1/2026) dini hari.

General Manager PT Antam UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, menjelaskan asap terdeteksi sekitar pukul 00.30 WIB di area kerja bawah tanah level 700.

Diduga, asap berasal dari terbakarnya kayu penyangga.

“Pada saat kejadian terjadi peningkatan konsentrasi gas karbon monoksida atau CO hingga mencapai 1.200 ppm,” ujar Nilus, Rabu.

Angka ini jauh melebihi ambang batas aman 25 ppm.

Evakuasi seluruh pekerja segera dilakukan dari area terdampak.

Nilus menegaskan tidak ada karyawan yang menjadi korban maupun terjebak.

“Seluruh karyawan Antam berada dalam kondisi aman dan aktivitas operasional perusahaan tetap dalam kondisi terkendali,” tegasnya.

Antam membantah kabar adanya ledakan atau ratusan orang terjebak.

Informasi mengenai 700 korban disebut sebagai kesalahpahaman terhadap istilah level kerja di tambang.

“Yang dimaksud itu adalah portal Level 700, bukan 700 orang. Jadi, informasi tersebut keliru,” jelas Nilus.

penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan.

Aktivitas di area terdampak dihentikan sementara, sistem ventilasi diatur, dan area kerja diisolasi.

Hingga Rabu sore, kadar gas CO terus mengalami penurunan.

Tim masih menunggu kondisi aman untuk masuk kembali dan memastikan titik sumber asap.

Bupati Bogor Rudy Susmanto membenarkan tidak ada korban dari karyawan PT Antam.

Pemerintah daerah langsung turun ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi.

“Kami datang langsung ke Kecamatan Nanggung dan menggelar rapat bersama Antam, Kapolres, dan Dandim,” kata Rudy.

“Dari hasil verifikasi dipastikan tidak ada satu pun karyawan antam yang menjadi korban,” pungkasnya.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto juga menegaskan tidak ada ledakan.

Menurutnya, kemunculan asap di salah satu level tambang langsung ditangani pihak Antam.