Tutup
EkonomiEnergiPerbankan

Bahlil Bantah Data Menkeu, Atur Subsidi LPG 3 Kg

284
×

Bahlil Bantah Data Menkeu, Atur Subsidi LPG 3 Kg

Sebarkan artikel ini
bahlil-respons-purbaya-soal-harga-keekonomian-lpg
Bahlil Respons Purbaya soal Harga Keekonomian LPG

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara terbuka membantah pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait harga jual LPG 3 kg.

Bahlil menilai Purbaya keliru dalam membaca data terkait harga gas subsidi tersebut.

Pernyataan ini muncul setelah Purbaya menyebut harga asli LPG 3 kg mencapai Rp42.750 per tabung dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (30/9).

Menurut Purbaya, subsidi pemerintah sebesar 70 persen membuat harga gas melon seharusnya hanya Rp12.750 per tabung.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan harga jual LPG 3 kg berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp23 ribu.”Itu mungkin menkeu-nya salah baca data itu,” tegas Bahlil di Gedung BPH Migas, Kamis (2/10).

Bahlil menjelaskan, pemerintah saat ini tengah berupaya mengatur penyaluran LPG 3 kg agar tepat sasaran.

Ia menduga Menkeu belum menerima informasi yang akurat dari jajarannya terkait data subsidi.Pemerintah juga berupaya menstabilkan harga LPG 3 kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18 ribu per tabung.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan kebijakan satu harga,serupa dengan yang diterapkan pada Bahan Bakar Minyak (BBM).Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah akan memanfaatkan Data Tunggal Sosial dan ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat statistik (BPS).”BPS itu kan kerja sama dengan tim di ESDM. Jadi mungkin Pak Menterinya, Menteri Keuangan ya, mungkin belum baca data kali itu ya,” pungkas bahlil.