Tutup
Perbankan

Bahlil Cuhat Negosiasi Proyek Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik RI

288
×

Bahlil Cuhat Negosiasi Proyek Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik RI

Sebarkan artikel ini
bahlil-cuhat-negosiasi-proyek-ekosistem-baterai-kendaraan-listrik-ri
Bahlil Cuhat Negosiasi Proyek Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik RI

Karawang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan,proyek pembangunan ekosistem baterai mobil listrik sempat terhambat selama tiga tahun.Hal itu diungkapkan Bahlil saat berada di hadapan presiden Prabowo Subianto.

Proyek yang berlokasi di Halmahera Timur, Maluku Utara dan Karawang, Jawa Barat ini, merupakan ekosistem baterai kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

Bahlil menjelaskan, proyek ini telah dikerjakan selama empat tahun. “Bapak Presiden, perlu kami laporkan, proyek ini, Pak, kami dikerjakan sudah 4 tahun, saya sama Pak Erick, sama Pak Tiko, kemudian Danantara. Ini negosiasinya, Pak, alot,” ungkap Bahlil dalam Peresmian Groundbreaking Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium Antam, IBC dan CBL, di Artha Industrial Hill, Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025).

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan, negosiasi alot melibatkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan anggota konsorsium penggarap proyek.

“Sejak di awal, dengan Menteri Perindustrian, kita juga berkoordinasi, pasang surut, BUMN maunya A, CATL maunya B. Akhirnya kita jadi wasit yang baik. Dan masa mengambang itu 3 tahun lebih, tidak ada keputusan,” ucapnya. Menurut Bahlil, keputusan akhirnya diambil setelah dibahas dalam tingkat rapat terbatas yang dipimpin Prabowo Subianto.

Ketua Satgas Percepatan Hilirisasi ini menuturkan, berkat arahan Presiden Prabowo dalam ratas pada bulan April, arahan tegas memutuskan untuk segera dijalankan.”Atas perintah itu, bapak Presiden, kami dari Satgas langsung mengeksekusi, tidak ada lagi persoalan, dan hari ini bisa kita sama-sama menyaksikan groundbreaking,” tuturnya pada Minggu (29/6/2025).