Tutup
EkonomiEnergiPerbankan

Bahlil Dorong Publik Percaya Data BPS, Bukan Medsos

242
×

Bahlil Dorong Publik Percaya Data BPS, Bukan Medsos

Sebarkan artikel ini
bahlil-minta-publik-percaya-data-bps:-masa-percaya-medsos?
Bahlil Minta Publik Percaya Data BPS: Masa Percaya Medsos?

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat untuk mempercayai data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai acuan utama dalam menilai kondisi ekonomi nasional.

Bahlil menegaskan, BPS adalah lembaga negara yang kredibel dan memiliki mandat untuk menyajikan data pembangunan, termasuk pertumbuhan ekonomi.

“BPS ini badan yang harus dipercaya.Masa percaya medsos daripada BPS? Kan tidak bisa,” ujar Bahlil saat penandatanganan kerja sama dengan BPS, Selasa (14/10).

Menurutnya, publik seharusnya mengapresiasi BPS dan tidak meragukan kajian yang telah dilakukan. Sikap skeptis justru dapat menghambat semangat membangun ekonomi.

“Kalau BPS umumkan pertumbuhan ekonomi sekian, ya sudah.Kenapa protes?” kata Bahlil.

Bahlil menambahkan, bangsa yang besar harus percaya diri pada kemampuan sendiri dalam mengelola data dan kebijakan ekonomi.

Ia juga menyoroti pentingnya data yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan pemerintah, terutama dalam program-program kerakyatan di sektor energi dan sumber daya alam.

Kerja sama antara kementerian ESDM dan BPS, menurut Bahlil, merupakan langkah penting menuju kebijakan yang berbasis pada data yang kredibel.”Data itu bukan sekadar angka, tapi arah kebijakan. Dengan data valid, program energi kita berpihak pada rakyat,” ucapnya.

Kolaborasi dengan BPS diharapkan dapat memperkuat transparansi dan objektivitas kebijakan energi nasional,terutama dalam penyaluran subsidi LPG dan BBM yang lebih tepat sasaran.

“Langkah ini bagian dari kedaulatan energi dan meningkatkan pendapatan negara,” pungkasnya.