Tutup
NewsRegulasi

Adpim Sumbar Latih Aparatur, Kampanyekan Citra Positif Petani ke Publik

219
×

Adpim Sumbar Latih Aparatur, Kampanyekan Citra Positif Petani ke Publik

Sebarkan artikel ini
bangun-citra-positif-petani,-biro-adpim-sumbar-gelar-bimtek-penguatan-komunikasi-publik
Bangun Citra Positif Petani, Biro Adpim Sumbar Gelar Bimtek Penguatan Komunikasi Publik

Padang – Pemerintah provinsi Sumatera Barat (Sumbar) gencar membangun citra positif petani melalui peningkatan kemampuan komunikasi publik aparatur.

Langkah ini diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Sumbar, Selasa (2/9/2025).

Bimtek bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam menyiapkan materi publikasi dan komunikasi publik.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Adpim, Dirse Novera, menyatakan Bimtek ini merupakan implementasi proyek perubahan yang digagas mantan Kepala Biro Adpim, Mursalim.

“Tujuan bimtek ini ada dua, pertama meningkatkan kapasitas aparatur Biro Adpim, dan kedua untuk persiapan implementasi proyek perubahan,” kata Dirse saat membuka kegiatan.

Proyek perubahan ini bertema “Membangun Citra Positif Petani dalam Rangka Peningkatan Ketahanan Pangan dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi”. Biro Adpim menjadi instansi pelaksana utama.

Dirse menekankan pentingnya strategi komunikasi publik yang efektif untuk mengkampanyekan program pemerintah, termasuk membangun citra positif petani.

“Ketika ingin mengajak masyarakat, tentu kita harus meyakinkan mereka dengan bukti nyata. karena itu,kami melibatkan petani milenial yang sudah terbukti sukses dan aktif bermedia sosial sebagai mitra,” tegasnya.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Dian Mayasari, menjelaskan Bimtek berlangsung selama dua hari, 2-3 September 2025, dengan narasumber dari praktisi, akademisi, dan petani milenial.

“Total peserta Bimtek berjumlah 25 orang dari internal biro Adpim. Kita juga menghadirkan petani milenial untuk berbagi pengalaman yang akan memperkuat strategi rebranding citra petani di Sumbar,” jelas Dian.

Materi yang diberikan meliputi teknik dasar fotografi dan videografi untuk konten digital, desain grafis untuk media sosial, hingga pelatihan penulisan siaran pers instansi pemerintah.

Materi ini dinilai relevan dengan kebutuhan organisasi dan proyek perubahan yang sedang dijalankan.