Tutup
News

Bakrie Toll Kuasai Tol Cimanggis-Cibitung, Gelontorkan Rp3,5 Triliun untuk Akuisisi

497
×

Bakrie Toll Kuasai Tol Cimanggis-Cibitung, Gelontorkan Rp3,5 Triliun untuk Akuisisi

Sebarkan artikel ini
bakrie-toll-indonesia-siap-caplok-90-persen-saham-pengelola-tol-cimanggis–cibitung
Bakrie Toll Indonesia Siap Caplok 90 Persen Saham Pengelola Tol Cimanggis–Cibitung

Jakarta – PT Bakrie toll Indonesia (BTI) mengambil langkah strategis untuk memperkuat dominasinya di sektor jalan tol dengan mengakuisisi PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT). Investasi senilai lebih dari Rp3,5 triliun ini dilakukan melalui pengambilalihan saham dan konversi piutang menjadi saham baru.

Berdasarkan laporan perusahaan pada Kamis (7/8/2025), BTI saat ini telah memiliki 4 juta saham CCT atau sekitar 5 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal mencapai Rp4 miliar.Akuisisi saham senilai Rp1 triliun ini akan membuat BTI memiliki 72 juta saham atau setara dengan 90 persen kepemilikan CCT dari dua pemegang saham utama, yaitu PT Waskita Toll Road (WTR) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Secara rinci, BTI akan mengambil alih 28 juta lembar saham WTR atau setara 35 persen, dan 44 juta lembar saham SMI atau setara 55 persen.

Selain pembelian saham, BTI juga akan mengambil alih piutang WTR dan SMI terhadap CCT. Piutang yang merupakan pinjaman pemegang saham ini memiliki total nilai pokok Rp2,56 triliun. Piutang tersebut akan dikonversi menjadi saham baru CCT dengan harga Rp1.000 per saham,sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

“Dengan demikian, setelah Rencana Transaksi, maka kepemilikan saham Perseroan pada CCT baik secara langsung maupun tidak langsung akan menjadi 100 persen,” bunyi keterangan BTI dalam laporan perusahaan pada Kamis (7/8/2025).Sebagai informasi, Tol Cimanggis-Cibitung merupakan bagian penting dari jaringan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2 (JORR 2) yang menghubungkan Cibubur, Bekasi, hingga Cibitung. kehadirannya diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan di Tol Jagorawi dan tol Jakarta-Cikampek.

Selain itu, tol ini juga diharapkan dapat memperlancar akses logistik dari kawasan industri di Bekasi menuju pelabuhan dan bandara, serta mempercepat konektivitas antarwilayah di Jabodetabek.

Proyek Tol Cimanggis-Cibitung dimulai pada tahun 2006 dengan penetapan trase dan badan usaha pelaksana. Namun, pembangunannya sempat mengalami penundaan akibat kendala pembebasan lahan dan pendanaan.

Percepatan proyek baru terjadi pada tahun 2016, dan sebagian ruas Tol Cimanggis-Cibitung mulai beroperasi secara bertahap sejak tahun 2020. Ruas tol ini terbagi menjadi dua seksi utama, yaitu Seksi 1 (Cimanggis-Jatikarya) dan Seksi 2 (Jatikarya-Cibitung), dengan total panjang sekitar 26 kilometer.