Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pengembalian dana tiket mencapai Rp3,5 miliar akibat gangguan operasional kereta api imbas banjir di Pekalongan, Jawa Tengah.
Angka tersebut merupakan akumulasi pengembalian tiket selama empat hari,mulai 15 hingga 18 Januari 2026.
“Saat ini Rp3,5 miliar untuk pembatalan KA,” kata EVP of Sales PT KAI, Ririn Widi Astutik, Minggu (18/1/2026).
Ririn menambahkan, angka tersebut baru mencakup pengembalian tiket kepada pelanggan.
Sementara komponen lain seperti biaya service recovery tambahan masih dalam proses perhitungan.
Sebelumnya, KAI membatalkan 82 perjalanan kereta api penumpang akibat banjir yang melanda wilayah Daop 4 Semarang, khususnya di Pekalongan.
Banjir disebabkan oleh cuaca ekstrem yang memicu tanggul jebol dan air pasang.
Direktur Utama KAI,Bobby Rasyidin,menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi penyebab utama pembatalan dan keterlambatan perjalanan kereta.
KAI memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak berupa pengembalian tiket penuh.
Selama periode long weekend 16-18 Januari 2026, KAI mencatat 258 ribu tempat duduk terjual, dengan sekitar 18 ribu penumpang mengajukan pengembalian tiket akibat banjir.
KAI memastikan pengembalian tiket dilakukan 100 persen melalui loket stasiun, layanan KAI 121, dan aplikasi Access by KAI.







