pariaman – Pemerintah Kota Pariaman gencar mengatasi masalah sampah dengan mendorong pembentukan bank sampah di setiap desa dan kelurahan.
Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim dan LH) Kota Pariaman menggelar sosialisasi pembentukan bank sampah di balairung rumah dinas walikota, Rabu (12/11).
sekretaris Daerah (sekda) Kota Pariaman, afrizal Azhar, menekankan bahwa bank sampah bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.”Sampah menjadi hal yang sangat menjadi perhatian bagi Pemko Pariaman,” ujarnya saat membuka acara sosialisasi.
Afrizal berharap masyarakat dan desa serta kelurahan menjadikan ini momentum untuk berbenah dan memperbaiki tata kelola persampahan dari hulu hingga hilir, dimulai dari sampah rumah tangga.
“Mari kita jadikan bank sampah sebagai ujung tombak pengelolaan sampah di tingkat hulu, sekaligus simbol perubahan pola pikir masyarakat dari ‘buang’ menjadi ‘pilah dan olah’,” ajaknya.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (P2KLH) Dinas Perkim dan LH Kota Pariaman, Nofrizal Noor, menjelaskan sosialisasi ini bertujuan mengajak masyarakat mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah (3R).
“Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah,” tuturnya.
Sosialisasi ini diikuti 130 peserta yang terdiri dari pegiat lingkungan, serta perwakilan 10 desa dan kelurahan yang menjadi pilot projek pembentukan bank sampah.







