Tutup
NewsPolitik

Bawaslu Pessel Awasi Pemilu, Sasar Siswa SMKN Painan

204
×

Bawaslu Pessel Awasi Pemilu, Sasar Siswa SMKN Painan

Sebarkan artikel ini
bawaslu-pessel-segera-lakukan-sosialisasi-pengawasan-partisipatif-di-smkn-1-painan
Bawaslu Pessel Segera Lakukan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di SMKN 1 Painan

Painan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan terus menggencarkan sosialisasi pengawasan partisipatif dan pendidikan pemilih pemula ke berbagai sekolah.

Program _roadshow_ ini menyasar siswa SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) di wilayah Pesisir Selatan.

Anggota Bawaslu pesisir Selatan,Nurmaidi,mengatakan kegiatan serupa sebelumnya telah sukses dilaksanakan di SMAN 3 Painan dan MAN 2 Pessel.

Untuk mematangkan rencana sosialisasi, tim Bawaslu menyambangi SMKN 1 Painan untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah.”alhamdulillah pihak sekolah menyambut baik dan akan dibahas bersama antara kepala dan pimpinan lainnya,” ujar Nurmaidi.

Menurutnya, pengawasan partisipatif penting melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemilih pemula.

“Apalagi ke depan pelaksanaan Pemilu berkemungkinan akan berubah dalam banyak hal.anak-anak muda bisa jadi belum tahu itu.Maka sebagai pemilih pemula, harus dibekali,” tuturnya.

Nurmaidi menambahkan, masyarakat perlu memahami batasan-batasan yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat Pemilu.

“Masyarakat harus paham pelanggaran apa saja yang harus dihindari. Misal, politik uang, menyebarkan berita boleh asalkan bukan berita bohong atau hoaks,” katanya.

Waka Bidang Humas SMKN 1 Painan, Sisri Yenti, menyambut baik program Bawaslu ini.Menurutnya, kegiatan ini membantu siswa memahami kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Kami senang Bawaslu Pessel ada program datang ke sekolah. Anak-anak kita harapkan mau berpartisipasi aktif nantinya mengawal Pemilu dan Pilkada kita ke depan,” kata Sisri.SMKN 1 painan siap menyukseskan program “Pengawasan Partisipatif dan Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula” dari Bawaslu Pesisir selatan.

Kepala Sekretariat Bawaslu Pesisir Selatan, Rinaldi, berharap ada tindak lanjut kegiatan dalam bentuk mengajar di kelas.

“Di sekolah atau madrasah pasti ada pendidikan kewarganegaraan. Kami ingin memberikan pemahaman lebih komprehensif dalam konteks demokrasi, Pemilu, termasuk pengawasannya,” kata Rinaldi.