Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan sementara perdagangan saham PT Petrosea Tbk (PTRO) dan PT timah Tbk (TINS) mulai Senin (6/10/2025).
Langkah ini diambil setelah kedua saham mencatatkan lonjakan harga signifikan dalam beberapa hari terakhir.
BEI melakukan suspensi sebagai upaya cooling down untuk melindungi investor dari potensi gejolak harga yang tidak wajar.
Penghentian sementara ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
“Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT petrosea Tbk (PTRO) pada 6 Oktober 2025,” demikian pengumuman resmi BEI.
Pengumuman serupa juga disampaikan BEI untuk saham TINS.
BEI menyatakan suspensi ini memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasi berdasarkan informasi yang transparan dari masing-masing perusahaan.
Sebelum suspensi,saham PTRO naik 2,88 persen ke level Rp7.150 per saham dalam lima hari perdagangan terakhir hingga Jumat (3/10/2025).
Kapitalisasi pasar PTRO tercatat Rp72,12 triliun.
Sementara itu, saham TINS melonjak 45,81 persen dalam lima hari terakhir ke posisi Rp2.260 per saham.
Kapitalisasi pasar emiten pelat merah ini tercatat Rp16,83 triliun.
Selain PTRO dan TINS, BEI juga menghentikan sementara perdagangan saham beberapa emiten lain pada hari yang sama.







