Tutup
PendidikanPerbankan

BGN Investigasi Dapur MBG Depok Usai Viral Menu Tak Bergizi

201
×

BGN Investigasi Dapur MBG Depok Usai Viral Menu Tak Bergizi

Sebarkan artikel ini
viral-dapur-mbg-di-depok-tak-sesuai-gizi-standar,-ini-temuan-bgn
Viral Dapur MBG di Depok Tak Sesuai Gizi Standar, Ini Temuan BGN

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) merespons cepat viralnya menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sesuai standar.

Tim investigasi independen BGN langsung melakukan inspeksi mendadak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mampang 1, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/10).

Inspeksi ini dilakukan menyusul unggahan menu MBG yang terdiri dari pangsit goreng, kentang rebus, wortel rebus, pisang, dan saus tomat yang menuai sorotan publik.Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kandungan gizi menu tersebut lebih lengkap dari yang terlihat di foto yang beredar.”Kami meninjau kesesuaian menu yang beredar di media dengan yang didistribusikan ke sekolah pada Senin, 6 Oktober 2025,” ujar Anggota Tim Investigasi Independen BGN, Raniah Salsabila.

Raniah menjelaskan bahwa pangsit goreng yang disajikan tidak hanya berisi kulit pangsit, tetapi juga tahu, telur, dan ayam.

Penggunaan kentang sebagai pengganti nasi, menurut raniah, bertujuan untuk mengurangi sisa makanan (food waste).

Pemeriksaan juga menunjukkan bahwa menu di hari-hari lain telah memenuhi standar kelayakan dan ketentuan gizi yang berlaku.

Selain menu, tim juga meninjau fasilitas dapur SPPG Mampang 1 dan menilai dapur tersebut cukup layak, meski ada beberapa aspek infrastruktur yang perlu dilengkapi.

BGN merekomendasikan evaluasi menu dan porsi makanan, serta perbaikan infrastruktur SPPG sesuai petunjuk teknis (juknis) programme MBG.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa seluruh SPPG wajib mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan memenuhi tingkat kecukupan gizi yang ditetapkan.

“SPPG harus menjadi garda terdepan dalam menjaga mutu layanan gizi,” ujar Hidayati.

BGN akan terus memantau dan membina seluruh SPPG agar program MBG berjalan sesuai standar nasional dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.