Tutup
EkonomiPerbankan

BI Ajak Berdonasi, Bencana Sumatra Picu Solidaritas Nasional

192
×

BI Ajak Berdonasi, Bencana Sumatra Picu Solidaritas Nasional

Sebarkan artikel ini
bos-bi-prihatin-bencana-di-sumatra,-ajak-masyarakat-berdonasi
Bos BI Prihatin Bencana di Sumatra, Ajak Masyarakat Berdonasi

Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak masyarakat untuk membantu korban bencana alam di Sumatra. Ajakan ini disampaikan di tengah duka mendalam atas musibah yang melanda sejumlah wilayah.

Perry Warjiyo menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang terjadi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Ia mendoakan agar kondisi di wilayah terdampak segera pulih.

“saat ini saudara-saudara kita di Sibolga, Lhokseumawe, dan sejumlah daerah lain sedang mendapat musibah bencana alam,” ujar Perry dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Jakarta, Jumat (28/11).Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan solidaritas nasional dengan memberikan bantuan kepada para korban.

“Melalui podium, melalui mimbar yang terhormat ini, kami dari Bank Indonesia mengajak kita semua untuk memanjatkan doa dan menyisihkan sebagian rezeki kita untuk membantu saudara-saudara kita sebagai bentuk dari solidaritas nasional,” imbuhnya.Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Jumat (28/11) sore, total korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mencapai 174 orang.Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan, korban tewas terbanyak berasal dari Sumatra Utara dengan 116 jiwa. Sebanyak 42 orang masih dalam pencarian.

Di Aceh, banjir dan longsor menyebabkan 35 orang meninggal dunia, 25 hilang, dan 8 luka-luka.

Sementara itu, di Sumatra Barat, 23 orang dilaporkan meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 mengalami luka-luka.

“Untuk korban jiwa di Sumatra Barat (Sumbar) 23 meninggal dunia, 12 hilang dan 4 jiwa luka,” kata Suharyanto.

Suharyanto menambahkan, meskipun skala bencana di Sumatra Barat relatif lebih kecil dibandingkan Sumatra Utara dan Aceh, dampaknya tetap besar dan masif bagi wilayah tersebut.