Venesia – Pernikahan mewah antara pendiri Amazon, Jeff Bezos, dan mantan penyiar Lauren Sanchez, menjadi perbincangan hangat di Venesia, Italia, akhir pekan lalu. Perayaan yang diperkirakan menelan biaya hingga USD 50 juta ini mengundang ratusan tokoh terkemuka dari berbagai belahan dunia.
Sekitar 200 tamu undangan, termasuk selebritas dan tokoh bisnis ternama, dilaporkan menghadiri acara tersebut. Beberapa nama besar yang terlihat hadir antara lain Ivanka Trump, Jared Kushner, bill Gates, Oprah winfrey, Leonardo DiCaprio, Usher, serta sejumlah anggota keluarga Kardashian.
Rincian acara yang berlangsung selama tiga hari ini dirahasiakan, namun diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 811,12 miliar, dengan asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.222.Pasangan tersebut dilaporkan mengikrarkan janji suci pernikahan pada hari Jumat dalam sebuah upacara yang diadakan di pulau pribadi san Giorgio, yang lokasinya terpencil dari jangkauan publik.
Resepsi utama pernikahan dilangsungkan pada hari sabtu di arsenale, sebuah kompleks bersejarah yang dikelilingi tembok di sisi timur kota. Lokasi resepsi dipindahkan dari bangunan abad ke-16 di pusat kota karena alasan keamanan.
sebelumnya, resepsi pra-pernikahan telah diadakan pada hari Kamis di biara Madonna dell’Orto, sebuah gereja abad pertengahan yang terletak di daerah Cannaregio.Selain acara utama, dilaporkan pula adanya pesta busa dan pesta dansa bertema Great Gatsby sebagai bagian dari rangkaian perayaan. Presiden pemerintah daerah Veneto, Luca Zaia, memperkirakan bahwa keseluruhan biaya pernikahan dan acara pendukungnya mencapai 40 juta hingga 48 juta euro atau sekitar Rp 762,52 miliar hingga Rp 908,54 miliar.
Bezos, yang diperkirakan memiliki kekayaan bersih sekitar USD 230 miliar, juga dilaporkan memberikan sumbangan amal sebesar 2 juta euro untuk Corila, sebuah konsorsium akademis yang fokus pada studi ekosistem laguna Venesia. Kemewahan yang ditampilkan dalam acara ini memicu reaksi dari warga setempat dan aktivis lingkungan. Mereka memprotes penggunaan situs warisan dunia UNESCO sebagai arena bermain bagi kalangan super kaya.
Venesia sendiri tengah berjuang mengatasi dampak pariwisata berlebihan. Tahun lalu, kota ini menjadi yang pertama di dunia yang mengenakan biaya masuk bagi wisatawan sebagai upaya mengurangi tekanan pariwisata massal dan meningkatkan kualitas hidup bagi penduduknya.
di sisi lain, Italia mengalami peningkatan kedatangan orang kaya, baik untuk berlibur maupun menetap, karena kebijakan pajak yang lebih bersahabat dan sektor properti mewah yang berkembang pesat. Berdasarkan data Forbes pada 25 Juni 2025, kekayaan Bezos mencapai USD 227,4 miliar atau sekitar Rp 3.708,52 triliun. Kekayaannya meningkat 1,7% atau USD 3,9 miliar, menempatkannya di posisi keempat orang terkaya di dunia.
Sebagian besar kekayaan Bezos berasal dari saham yang dimilikinya di Amazon.Pengajuan ke Securities and Exchange Commission (SEC) pada November 2024 menunjukkan bahwa ia memiliki 976 juta saham.
Selain Amazon, Bezos juga memiliki perusahaan kedirgantaraan Blue Origin dan surat kabar The Washington Post. Investasi melalui perusahaan investasinya,Bezos Expedition,di perusahaan seperti Uber,AirBnB,dan X (sebelumnya Twitter) juga berkontribusi pada kekayaannya.







