Tutup
EkonomiEnergiPerbankan

BPH Migas Tekan Subsidi BBM, Negara Hemat Triliunan Rupiah

159
×

BPH Migas Tekan Subsidi BBM, Negara Hemat Triliunan Rupiah

Sebarkan artikel ini
bph-migas-ungkap-subsidi-bbm-hemat-hampir-rp5-t-pada-2025
BPH Migas Ungkap Subsidi BBM Hemat Hampir Rp5 T pada 2025

jakarta – Kabar baik menghampiri sektor energi Indonesia. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengumumkan penghematan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mencapai hampir Rp5 triliun pada tahun 2025.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengungkapkan hal ini dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa (27/1).

“BPH Migas telah mengawal dengan baik, distribusi semuanya lancar, dan terdapat penghematan BPM subsidi dan kompensasi negara tahun 2025 sebesar Rp4,982 triliun,” ujarnya.

Wahyudi menjelaskan, penyaluran BBM jenis tertentu (JBT) seperti minyak tanah dan solar, serta jenis bahan bakar khusus penugasan (JBKP) Pertalite, tercukupi sepanjang tahun lalu.

Realisasi penyaluran minyak tanah subsidi mencapai 96,75% atau 507,9 ribu kiloliter (kl) dari total kuota APBN 2025 sebesar 525 ribu kl.

Untuk solar subsidi, realisasinya mencapai 97,49% atau 18.411 ribu kl dari total kuota APBN 2025 sebesar 18.885 ribu kl.

Sementara itu, realisasi Pertalite mencapai 89,86% atau 28.063 ribu kl dari total kuota APBN 2025 sebesar 31.230 ribu kl.

Penghematan solar subsidi tercatat sebesar Rp2,11 triliun dengan volume 473.634 kl, dan minyak tanah sebesar Rp220 miliar dengan volume 17.056 kl.

Pertalite juga menyumbang penghematan sebesar Rp2,75 triliun dengan volume 3.166.588 kl.

BPH Migas juga telah menetapkan kuota penyaluran JBT dan JBKP tahun 2026, yaitu minyak tanah sebesar 526 ribu kl, solar sebesar 18.636 ribu kl, dan Pertalite sebesar 29.267 ribu kl.