Tutup
News

BPS Survei Angkatan Kerja Nasional di Rumah Ketua DPRD Pariaman

311
×

BPS Survei Angkatan Kerja Nasional di Rumah Ketua DPRD Pariaman

Sebarkan artikel ini
bps-melakukan-sakernas-di-rumah-dinas-ketua-dprd-kota-pariaman
BPS Melakukan Sakernas di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Pariaman

Pariaman – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman melakukan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) di rumah dinas Ketua DPRD Kota Pariaman,Muhajir Muslim,Senin (11/8). Langkah ini menjadi perhatian karena rumah seorang pejabat publik dipilih sebagai sampel dalam upaya mengukur tingkat pengangguran di daerah tersebut.

Kepala BPS Kota Pariaman, Riqadli menjelaskan, pemilihan lokasi tersebut merupakan bagian dari metode pengambilan sampel acak.”Dari 400 sampel kepala keluarga di kota Pariaman, terpilihlah kediaman Bapak Muhajir Muslim,” jelasnya.

Sakernas, menurut Riqadli, bertujuan untuk mengukur Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di suatu wilayah. Survei ini menyasar penduduk usia kerja, yaitu 15 tahun ke atas, yang dikategorikan berdasarkan status pekerjaan. Kategori tersebut meliputi mereka yang bekerja, memiliki pekerjaan namun sementara tidak bekerja, serta pengangguran.

Riqadli mengungkapkan, berdasarkan data tahun 2024, persentase tingkat pengangguran terbuka di Kota Pariaman sekitar 5,62 persen atau sekitar 2.746 orang dari total 51.627 angkatan kerja.

Survei Sakernas dilaksanakan dua kali setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Riqadli menambahkan, sampel yang diambil kali ini cukup besar untuk merepresentasikan kondisi di daerah tersebut.

“Insyaallah, dua bulan ke depan data terbaru akan kami rilis. Kita akan lihat apakah persentase tingkat pengangguran di Kota Pariaman tahun 2025 mengalami penurunan atau justru peningkatan,” tuturnya.

Riqadli juga menyoroti kondisi perekonomian saat ini yang berpotensi memicu peningkatan angka pengangguran. Ia berharap tingkat pengangguran di Kota Pariaman dapat berkurang dengan membuka lapangan kerja sebesar-besarnya, terutama untuk fresh graduate. “Diharapkan pemerintah dapat memanfaatkan keahlian mereka yang baru tamat kuliah ini untuk bisa diberdayakan,” imbuhnya.

Riqadli menegaskan, penurunan angka pengangguran dari tahun ke tahun akan menjadi indikator keberhasilan programme pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.