Tutup
EkonomiNewsPerbankan

BRI Danai, Flyover Sitinjau Lauik Pacu Pembangunan Sumbar

243
×

BRI Danai, Flyover Sitinjau Lauik Pacu Pembangunan Sumbar

Sebarkan artikel ini
bri-dukung-pembiayaan-sindikasi-rp2,2-triliun-proyek-flyover-sitinjau-lauik,-akselerasi-pembangunan-infrastruktur-sumbar
BRI Dukung Pembiayaan Sindikasi Rp2,2 Triliun Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Sumbar

Jakarta – Kabar baik untuk Sumatera Barat! PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional.

BRI terlibat dalam pembiayaan sindikasi senilai Rp2,2 triliun untuk proyek strategis Flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat.

Pembiayaan ini menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Flyover Sitinjau Lauik sangat dinantikan masyarakat Sumatera Barat.Jalur Padang – Solok selama ini dikenal ekstrem dengan kemiringan curam dan risiko kecelakaan tinggi.

Dalam kerja sama ini,BRI berperan sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Bookrunners (JMLAB) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI).

Dukungan juga datang dari bank peserta lain seperti PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk (BTN), dan Bank Nagari.Proyek ini diharapkan meningkatkan keselamatan, kelancaran konektivitas, dan percepatan mobilitas masyarakat serta logistik. Terutama saat Sumatera Barat tengah memulihkan diri pascabencana banjir dan longsor.Flyover sepanjang 2,774 kilometer ini memiliki nilai proyek mencapai Rp2,739 triliun. Masa konstruksi diperkirakan 2,5 tahun dan masa operasi selama 10 tahun.Proyek ini mencakup pembangunan jalan dan jembatan (flyover), perencanaan teknis, hingga preservasi selama masa operasional.

Direktur Corporate Banking BRI,Riko Tasmaya,menyampaikan bahwa keterlibatan BRI dalam pembiayaan proyek ini adalah bagian dari dukungan perseroan terhadap pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional.

“BRI memiliki kapasitas pendanaan yang kuat untuk masuk pada proyek-proyek KPBU dengan struktur yang bankable,” ujar Riko, Sabtu (13/12/2025).

“Kami terus mengoptimalkan peran sebagai institusi keuangan yang mendukung penguatan konektivitas dan produktivitas nasional,” tambahnya.

Riko juga mengapresiasi dukungan Kementerian PUPR serta peran PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PPI) yang membantu memastikan struktur pembiayaan proyek berjalan prudent, terukur, dan sesuai standar tata kelola.

Menurutnya, struktur pendukung yang lengkap menjadikan proyek ini memiliki tingkat kelayakan pembiayaan yang baik serta berpotensi memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat.

“BRI senantiasa menghadirkan solusi pembiayaan yang prudent, terukur, dan berorientasi pada manfaat sosial-ekonomi,” tegas riko.

“Kami meyakini bahwa percepatan pembangunan infrastruktur merupakan fondasi penting untuk meningkatkan konektivitas, produktivitas, dan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia,” pungkasnya.