Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar biasa (RUPSLB).
RUPSLB yang berlangsung pada Rabu (17/12) di Kantor Pusat BRI, Jakarta, menyetujui sejumlah agenda penting.
Di antaranya, perubahan Anggaran Dasar Perseroan, pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026, serta perubahan susunan pengurus perseroan.
Salah satu poin utama adalah perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang berlaku.
Penyesuaian ini mencakup Undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara,termasuk pengaturan mengenai hak-hak istimewa atas saham Seri A dwiwarna milik negara Republik Indonesia.
Selain itu, perubahan juga dilakukan untuk menyesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
RUPSLB juga menyetujui pendelegasian kewenangan kepada dewan Komisaris untuk menyetujui RKAP perseroan Tahun 2026.
Persetujuan ini akan diberikan setelah memperoleh persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak.
Perubahan susunan pengurus perseroan juga menjadi salah satu agenda yang disetujui.
Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris dan Direksi BRI:
Dewan Komisaris
* Komisaris Utama: kartika Wirjoatmodjo
* Wakil Komisaris utama/Komisaris Independen: Parman Nataatmadja
* Komisaris: Helvi yuni Moraza
* Komisaris: Awan Nurmawan Nuh
* Komisaris Independen: Lukmanul Khakim
* Komisaris Independen: Edi Susianto
Direksi
* direktur Utama: Hery Gunardi
* Wakil Direktur utama: Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
* Direktur micro: Akhmad Purwakajaya
* Direktur Commercial Banking: Alexander Dippo Paris Y.S
* Direktur Treasury adn International Banking: Farida Thamrin
* Direktur Corporate Banking: Riko Tasmaya
* Direktur Network and Retail Funding: Aquarius Rudianto
* direktur Data Technology: Saladin Dharma Nugraha Effendi
* Direktur Operations: hakim Putratama
* Direktur Legal and Compliance: Mahdi Yusuf
* Direktur Manajemen Risiko: Ety Yuniarti
* Direktur Finance and Strategy: Achmad Royadi
* Direktur Consumer Banking: aris Hartanto
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan optimisme terhadap kinerja perseroan.
“Pertumbuhan kredit dan pembiayaan diupayakan dapat berada di kisaran guidance tahun 2025 Perusahaan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi makroekonomi global dan domestik,” ujarnya.
Hingga Triwulan III Tahun 2025, BRI mencatatkan kinerja keuangan yang solid.
Total aset Perseroan meningkat menjadi Rp2.123 triliun, didorong oleh pertumbuhan Kredit dan pembiayaan sebesar 6,26% secara tahunan (yoy).
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp1.475 triliun,tumbuh 8,25% yoy.
Kualitas aset Perseroan tetap terjaga, tercermin dari rasio Non-performing Loan (NPL) yang berada pada level 3,1%, dengan NPL Coverage mencapai 183,1%.
Laba bersih konsolidasian Perseroan tercatat sebesar Rp41,23 triliun.
Tingkat permodalan Perseroan juga tetap kuat dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) konsolidasi dan bank only masing-masing sebesar 25,4% dan 23,0%.







