Tutup
BisnisNewsPerbankan

BRI Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Fokus Pemberdayaan dan Lingkungan

191
×

BRI Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Fokus Pemberdayaan dan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
bri-tegaskan-dorong-penerapan-prinsip-esg-genjot-bisnis-berkelanjutan
BRI Tegaskan Dorong Penerapan Prinsip ESG Genjot Bisnis Berkelanjutan

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam keuangan berkelanjutan.

Komitmen ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025.

BRI menegaskan komitmennya dengan menerapkan prinsip keberlanjutan secara menyeluruh dalam operasional bisnis dan program sosial kemasyarakatan.

Forum ISF 2025 berlangsung pada 10-11 Oktober 2025 di Jakarta International Convention Centre (JICC).

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI, yang dikenal sebagai BRI Peduli, menjadi wadah untuk memperluas kontribusi positif perusahaan.

“BRI memastikan pelaksanaan TJSL dijalankan secara konsisten dan memberikan dampak nyata,” ujar Dhanny.

Fokus TJSL BRI adalah pemberdayaan masyarakat agar memiliki daya saing dan kemandirian ekonomi, serta mendorong pertumbuhan inklusif dan berwawasan lingkungan.

Sejak diperkenalkan pada 2013, BRI Peduli menjadi kanal utama implementasi TJSL perusahaan, berlandaskan prinsip Creating Shared Value (CSV) serta konsep 3P: Pro People, Pro Planet, dan Pro Profit.

BRI Peduli menempatkan keberlanjutan sebagai gerakan kolektif lintas sektor.

Di bidang sosial, BRI meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai inisiatif seperti Cegah Stunting Itu Penting, Ini Sekolahku, dan Fellowship Journalism, serta memberikan beasiswa Creation Scholarship bagi pelajar berprestasi.

Di bidang ekonomi, BRI memperkuat daya saing UMKM melalui program Desa BRILiaN, rumah BUMN, AURA (Aspire to Uplift, Revive, and Achieve), serta Klaster Unggulan.

Hingga september 2025, Rumah BUMN telah memfasilitasi 12.883 UMKM.

Desa BRILiaN mendukung pengembangan 33 desa unggulan yang menjadi contoh praktik ekonomi hijau.

Komitmen terhadap lingkungan diwujudkan melalui program Gerakan Kelola Sampah (GAS), Taman Kehati, dan Jaga Sungai Jaga Kehidupan.

Program Yok Kita GAS telah mengelola lebih dari 191 ribu kilogram sampah organik dan anorganik.

Sementara itu, Jaga Sungai Jaga Kehidupan berhasil membersihkan ribuan meter sungai di berbagai wilayah Indonesia.