Tutup
News

BSI Salurkan Rp12 Miliar, Ringankan Beban Korban Bencana

233
×

BSI Salurkan Rp12 Miliar, Ringankan Beban Korban Bencana

Sebarkan artikel ini
bsi-salurkan-78,7-ton-bantuan-senilai-rp12-miliar-untuk-korban-bencana-di-sumatera
BSI Salurkan 78,7 Ton Bantuan Senilai Rp12 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia tbk (BSI) bersama BSI Maslahat menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp12 miliar atau setara 78,7 ton untuk korban bencana hidrometeorologi di Sumatera. Bantuan difokuskan untuk wilayah Aceh yang terdampak paling parah.

BSI aktif menyalurkan bantuan sejak awal bencana melanda Aceh, sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain bantuan logistik, BSI juga menerjunkan relawan untuk membantu distribusi dan pendampingan korban.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menjelaskan bantuan meliputi makanan siap saji, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, pakaian, perahu karet, hingga alat komunikasi darurat.

BSI juga menyediakan dukungan teknologi seperti Starlink dan telepon satelit untuk membantu koordinasi penanganan bencana.

Bersama warga setempat, BSI dan BSI Maslahat mendirikan dapur umum di Langsa dan Bireuen, serta posko kesehatan di Kuala Simpang.

Setiap hari, sekitar 2.000 paket makanan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Dapur umum mulai beroperasi sejak 6 Desember 2025, dipusatkan di Langsa karena ketersediaan air bersih dan sarana pendukung yang memadai.

dapur umum ini melayani distribusi sekitar 2.000 paket makanan per hari ke Tamiang, Langsa, dan Kuala Simpang.

BSI juga berupaya menjaga akses layanan perbankan bagi nasabah di wilayah terdampak.

Dari 23 kabupaten/kota di Aceh, 13 wilayah terdampak bencana. Sejak 8 Desember 2025, BSI telah menghadirkan kembali layanan operasional di wilayah tersebut.Hingga 11 Desember 2025, 136 dari 145 kantor BSI di Region Aceh telah kembali beroperasi. Sembilan kantor lainnya masih menunggu kesiapan operasional dengan layanan sementara didukung genset dan Starlink.

Pada periode yang sama,497 dari 920 unit ATM BSI di Aceh telah berfungsi dengan tingkat ketersediaan 54 persen.

Di Region Medan, seluruh cabang telah beroperasi penuh dan 450 dari 488 unit ATM kembali berfungsi dengan availability 92 persen.

Di Sumatera barat,seluruh kantor layanan dan ATM BSI telah beroperasi normal 100 persen.

Untuk daerah dengan dampak berat seperti Langsa dan Kuala Simpang, BSI mengaktifkan sejumlah kantor cabang pembantu serta mengerahkan mobil kas keliling ke wilayah Tamiang.Wisnu menambahkan, kantor-kantor BSI juga dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas warga, termasuk akses wifi dari Starlink dan pengisian daya telepon genggam.BSI juga mengirimkan bantuan tenaga operasional untuk mendukung pegawai yang terdampak,sehingga layanan kepada masyarakat dapat terus berjalan optimal.